Beranda Minggu, 13 September 2026

!online

Politik Negatif

Israel Mengancam Akan Membunuh Petinggi Otoritas Palestina di Tepi Barat

Selasa, 8 September 2026, 15:22 WIB Sumber: Republika
Ukuran:

habisan di Tepi Barat jika ada rencana operasi militer dari kelompok terkait Otoritas Palestina, dengan menargetkan pejabat senior PA, aparat keamanan, dan infrastruktur kelompok bersenjata. Ancaman ini merujuk pada potensi terulangnya Intifada Kedua atau serangan serupa 7 Oktober, serta meniru konsep zona keamanan seperti di Gaza dan Lebanon. Pada saat yang sama, ketegangan meningkat dengan tewasnya seorang warga Palestina akibat penikaman dan penembakan oleh pemukim Israel di wilayah Tepi Barat.

Poin-Poin Utama

  • Menteri Pertahanan Israel Israel Katz ancam gelar perang habis-habisan di Tepi Barat.
  • Ancaman dikeluarkan Senin jika ada rencana operasi militer kelompok terafiliasi Otoritas Palestina.
  • Kampanye besar-besaran akan target pejabat senior PA, aparat keamanan, dan infrastruktur teroris.
  • PM Benjamin Netanyahu instruksikan militer Israel bersiap hadapi potensi operasi tersebut.
  • Katz tekankan Israel tak izinkan terulangnya intifada atau situasi 7 Oktober.
  • Intifada Kedua terjadi di Tepi Barat antara tahun 2000 dan 2005.
  • Intifada Kedua ribuan korban jiwa warga Palestina dan pemukim Israel.
  • Brigade Syuhada Al-Aqsa terafiliasi Fatah dan ikut bertempur dalam Intifada Kedua.
  • Pasca-intifada, PA dikritik karena kerja sama keamanan dengan Israel.
  • Model operasi di Gaza dan Lebanon akan jadi acuan kampanye terhadap PA.
  • Militer Israel tembak mati warga Palestina penikam pemukim di utara Tepi Barat.
  • Korban penikaman pria dua puluhan tahun, kondisi sedang hingga serius.
  • Pemukim Yahudi juga tembak mati pria Palestina di desa Hajeh, timur Qalqilya.
  • Kementerian Kesehatan Palestina konfirmasi kematian tersebut.
  • Pasukan dan pemukim Israel tembak warga Palestina di desa Hajeh, beberapa terluka.
Tagar Terkait
#israel#palestina#gaza#tepi barat#benjamin netanyahu#israel katz#otoritas palestina#intifada
Ingin membaca liputan lengkap di portal penerbit?

Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Republika.

Buka Sumber di Republika

Warta Terkini Lainnya