Inggris Sanksi Pemukiman Tepi Barat, Balasan Keras Israel dan Respons Dingin AS
Inggris menjatuhkan sanksi terhadap pemukiman Israel di Tepi Barat dengan alasan moral untuk menghentikan pembersihan etnis dan pelemahan solusi dua negara, namun mendapat balasan keras berupa penutupan misi diplomatik, pengusiran personel militer, dan larangan masuk bagi anggota parlemen Inggris. Eskalasi ini meluas dengan rencana 11 negara Eropa melarang perdagangan produk pemukiman. Amerika Serikat sebagai sekutu utama Israel memilih bersikap dingin dan menahan diri, menyatakan tidak akan mengikuti langkah Inggris, di tengah prioritas kebijakan luar negeri Trump yang fokus pada krisis Selat Hormuz dan konfrontasi dengan Iran.
Poin-Poin Utama
- Inggris menjatuhkan sanksi terhadap pemukiman Israel di Tepi Barat yang diduduki.
- Israel merespons dengan mengumumkan penutupan misi diplomatik Inggris untuk Palestina.
- Israel mengusir personel militer Inggris dari pangkalan koordinasi internasional di dekat Gaza.
- Israel melarang hampir belasan anggota parlemen Inggris berhaluan kiri memasuki wilayahnya.
- Inggris beralasan sanksi diambil untuk menghentikan kehancuran solusi dua negara akibat tindakan pemukim Israel.
- Inggris memprotes pembiaran pemerintah Israel terhadap praktik pembersihan etnis warga Palestina.
- Sebanyak 11 negara, sebagian besar dari Eropa, bersiap bergabung dalam larangan perdagangan produk pemukiman.
- Duta Besar AS untuk Israel, Mike Huckabee, memberi sinyal kemungkinan sanksi atau tindakan balasan terhadap Inggris.
- Menteri Luar Negeri AS, Marco Rubio, menyatakan pemerintahannya tidak akan mengikuti langkah Inggris.
- Rubio menyebut Inggris telah memberikan pemberitahuan terlebih dahulu soal sanksi tersebut.
- Presiden AS Donald Trump mengaku memahami situasi namun ingin berbicara langsung dengan pihak Israel.
- Prioritas utama kebijakan luar negeri Trump saat ini adalah mencegah memburuknya krisis di Selat Hormuz dengan Iran.
- Rencana perdamaian Gaza Trump mencakup pelucutan senjata Hamas dan penarikan pasukan Israel, ditolak Netanyahu.
- Aksi kekerasan pemukim Israel di Tepi Barat memicu ketegangan dengan sekutu Arab AS di kawasan Teluk.
- Gedung Putih dan Departemen Luar Negeri AS belum mengeluarkan kritik spesifik atau hukuman terhadap Inggris.
Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Media Indonesia.