Hubungan Memanas, Israel Ultimatum Inggris Kosongkan Gedung Konsulat di Yerusalem dalam 30 Hari
Israel memerintahkan Inggris mengosongkan konsulatnya di Yerusalem Timur dalam 30 hari dan keluar dari misi Gaza dalam 7 hari, sebagai balasan atas kebijakan Inggris yang melarang barang dari permukiman ilegal Israel di Tepi Barat. Menlu Israel Gideon Saar menyebut langkah Inggris sebagai campur tangan urusan negara berdaulat dan juga melarang beberapa anggota parlemen Inggris masuk Israel. Menlu Inggris Ed Miliband mengaku tidak terkejut atas keputusan Israel dan menegaskan Inggris memilih bertindak meski mengetahui konsekuensinya.
Poin-Poin Utama
- Israel meminta Inggris menutup konsulatnya di Yerusalem Timur dalam waktu 30 hari.
- Staf misi koordinasi Gaza Inggris dan staf di Ramallah diminta pergi dalam waktu tujuh hari.
- Israel mengeluarkan Inggris dari misi Gaza.
- Israel melarang beberapa anggota parlemen Inggris, termasuk Jeremy Corbyn, memasuki wilayahnya.
- Menteri Luar Negeri Israel Gideon Saar mengonfirmasi rencana penutupan konsulat Inggris di Yerusalem Timur.
- Inggris melarang impor produk dari permukiman ilegal Israel di Tepi Barat.
- Menteri Luar Negeri Inggris Ed Miliband menyampaikan rencana tersebut di parlemen pada 8 September 2026.
- Kebijakan itu merupakan langkah menonjol sejak Inggris признаг negara Palestina pada 2025.
Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Republika.