Beranda Minggu, 13 September 2026

!online

Umum Netral

Bandara Soekarno-Hatta Tutup Sementara Akibat Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau

Minggu, 6 September 2026, 05:00 WIB Sumber: Media Indonesia Dibaca 1 kali
Ukuran:

Hatta ditutup sementara pada 6 September 2026 pukul 01.30-05.30 WIB akibat sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau yang dikonfirmasi melalui pengujian lapangan. Penutupan ini mengacu pada NOTAM Nomor A3341/26 dan berdampak pada pembatalan 33 penerbangan internasional dan domestik, termasuk rute ke Singapura, Hong Kong, Sydney, Seoul, dan Doha. Keputusan diambil untuk melindungi keselamatan penumpang dari potensi bahaya abu vulkanik yang dapat membahayakan operasional penerbangan.

Poin-Poin Utama

  • Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta ditutup sementara pada 6 September 2026.
  • Penutupan dilakukan akibat sebaran abu vulkanik dari Gunung Anak Krakatau.
  • NOTAM Nomor A3341/26 menetapkan penghentian operasional dari pukul 01.30 hingga 05.30 WIB.
  • Pengujian lapangan dilakukan pada pukul 00.35 WIB hingga 01.05 WIB.
  • Hasil pengujian lapangan mengonfirmasi keberadaan material abu vulkanik di area bandara.
  • Ditjen Hubud Kementerian Perumahan mengambil keputusan penutupan.
  • Direktur Jenderal Perumahan Udara Lukman F Laisa menegaskan penutupan untuk keselamatan penumpang.
  • Sebaran abu vulkanik berpotensi membahayakan keselamatan penerbangan.
  • Sebanyak 33 penerbangan internasional dan domestik terdampak pembatalan.
  • Rute Singapura menjadi salah satu rute utama yang paling terpengaruh.
  • Rute Hong Kong menjadi salah satu rute utama yang paling terpengaruh.
  • Rute Sydney menjadi salah satu rute utama yang paling terpengaruh.
  • Rute Seoul menjadi salah satu rute utama yang paling terpengaruh.
  • Rute Doha menjadi salah satu rute utama yang paling terpengaruh.
  • Abu vulkanik dapat mengancam operasional bandara dan keselamatan penerbangan.
Tagar Terkait
#abu vulkanik#bandara soekarno-hatta#erupsi gunung anak krakatau#bandara#bandara soekarno-hatta ditutup
Ingin membaca liputan lengkap di portal penerbit?

Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Media Indonesia.

Buka Sumber di Media Indonesia

Warta Terkini Lainnya