5 Jurnalis Dilaporkan Hilang Kontak saat Meliput Anak Krakatau, Basarnas masih Sisir Selat Sunda
Speedboat pembawa delapan orang, termasuk lima jurnalis yang meliput aktivitas Gunung Anak Krakatau, hilang kontak di Perairan Selat Sunda, Pandeglang, Banten sejak Senin (7/9) pukul 15.04 WIB setelah berangkat dari Dermaga Pagedongan. Basarnas Banten mengerahkan tim rescue USS Pandeglang bersama Polairud untuk menyisir lokasi kejadian pada koordinat 6°14'40.52"S dan 105°40'49.48"T dengan mengoperasikan RIB 02 Banten. Hingga Selasa (8/9), tujuh orang masih dalam pencarian dan pendataan identitas korban masih berlangsung.
Poin-Poin Utama
- Speedboat carrying journalists lost contact in Selat Sunda waters, Pandeglang, Banten.
- Trip aimed to cover Gunung Anak Krakatau activity.
- Boat departed Dermaga Pagedongan, Carita on Monday (7/9) around 14:00 WIB.
- Last communication at 14:42 WIB when passenger sent location to journalist Abay in Lampung.
- Communication fully cut at 15:04 WIB.
- Boat unreached by Tuesday (8/9) 13:55 WIB.
- Suspected location coordinates 6°14'40.52"S, 105°40'49.48"T.
- Distance from RIB 02 Banten 9.98 nautical miles, 40-minute travel time.
- Eight people reportedly involved in incident.
- Seven people still being searched as of latest report.
- Victim data collection ongoing.
- Named journalists: M. Bagus Khoirunnas (Antara), Ari Basuki (Merdeka), Yudhis (iNews), Daus (Anadolu), Donal (freelance).
- Basarnas Banten search operation launched with six Tim Rescue USS Pandeglang personnel, Polairud Pandeglang, and boat owner.
- Equipment deployed: rescue car, water SAR gear, RIB 02 Banten, medical kit, communication devices.
- Weather during operation: partly cloudy, south-to-north wind 16.7 knots, waves 0.4–1 meter.
Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Media Indonesia.