Beranda Minggu, 13 September 2026

!online

Ekonomi Positif

Panen Padi Melimpah di Tengah Kemarau Panjang

Rabu, 9 September 2026, 07:34 WIB Sumber: Kompas Dibaca 1 kali
Ukuran:

Di tengah kemarau panjang yang menyebabkan gagal panen di berbagai daerah, petani di Rorotan, Cilincing, justru mengalami panen padi melimpah karena lahannya tetap mendapat pasokan air dari Kanal Banjir Timur. Petani seperti Taslimah berhasil memanen sekitar 5-6 ton gabah basah dengan harga tertinggi Rp 7.200 per kilogram, dibantu oleh buruh borongan dengan sistem bagi hasil satu banding enam. Kondisi ini membuat gabah dari Rorotan semakin dicari pengepul sebagai pengganti pasokan dari daerah penghasil padi seperti CBL dan Rengasdengklok yang mengalami kekeringan.

Poin-Poin Utama

  • Petani di Rorotan, Cilincing, Jakarta Utara mengalami panen padi melimpah di tengah kemarau panjang pada Selasa (8/9/2026).
  • Taslimah (73) menyewa sawah seluas 8.000 meter persegi di Rorotan.
  • Taslimah telah bertani selama sekitar 30 tahun.
  • Panen sebelumnya menghasilkan sekitar 3,6 ton gabah yang sudah dikarungin.
  • Sisa panen yang dirontokkan pada hari itu diperkirakan mencapai 1,5 sampai 2 ton gabah.
  • Total panen musim ini diperkirakan mencapai 5-6 ton gabah basah.
  • Harga gabah basah di sawah mencapai Rp 7.200 per kilogram, tertinggi yang pernah diterima Taslimah.
  • Hamparan sawah di Rorotan memiliki luas hampir 400 hektar.
  • Pasokan air untuk sawah Rorotan berasal dari Kanal Banjir Timur.
  • Saluran CBL di Babelan, Bekasi, dan Rengasdengklok di Karawang mengalami kekeringan dan gagal panen.
  • Musim sebelumnya, sawah Taslimah hanya menghasilkan sekitar 6 kuintal karena diserang burung.
  • Taslimah mengeluarkan biaya Rp 1,5 juta untuk jaring pengusir burung namun tetap dibobol.
  • Pembagian hasil panen antara Taslimah dan buruh borongan berbanding 6:1.
  • Dua buruh borongan bernama Badriah (67) dan Barkah (60) membantu panen.
  • Bandar yang membeli gabah Taslimah bernama Pak Haji Jali.
Tagar Terkait
#pertanian#jakarta utara#kemarau panjang#cilincing#rorotan#harga gabah#gagal panen#panen padi#gabah#kanal banjir timur
Ingin membaca liputan lengkap di portal penerbit?

Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Kompas.

Buka Sumber di Kompas

Warta Terkini Lainnya