PISA 2025: Skor Indonesia Melonjak di Tengah Anjloknya Nilai Global
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah mengumumkan skor PISA 2025 Indonesia untuk literasi membaca naik 6 poin (359 ke 365) dan sains naik 6 poin (383 ke 389), meski matematika turun tipis (366 ke 364), sementara skor negara OECD terus menurun dalam 25 tahun terakhir. Peningkatan ini terjadi di tengah lonjakan Coverage Index dari 0,46 pada PISA 2003 menjadi 0,90 pada PISA 2025, menandai perluasan akses pendidikan signifikan. Kemendikdasmen menekankan keberhasilan sejati ialah naiknya kemampuan bernalar dan belajar murid, serta menyiapkan strategi tindak lanjut termasuk peluncuran album KICAU 2025.
Poin-Poin Utama
- Kemendikdasmen mengumumkan tren kenaikan skor literasi membaca dan sains Indonesia pada PISA 2025.
- Toni Toharudin, Kepala BKPDM Kemendikdasmen, menyampaikan hasil skor PISA 2025 di Gedung E Kemendikdasmen Jakarta pada Selasa (8/9/2026).
- Skor literasi sains Indonesia naik 6 poin dari 383 pada PISA 2022 menjadi 389 pada PISA 2025.
- Skor literasi membaca Indonesia naik 6 poin dari 359 menjadi 365 poin.
- Skor matematika Indonesia turun tipis dari 366 menjadi 364 poin.
- Skor sains, membaca, dan matematika negara-negara OECD menurun selama 25 tahun terakhir.
- Performa pendidikan Indonesia disebut relatif stabil sementara tren global menurun.
- Coverage Index Indonesia pada PISA 2003 tercatat 0,46.
- Coverage Index Indonesia pada PISA 2025 melonjak hampir dua kali lipat menjadi 0,90.
- Indonesia beralih penuh dari paper based test ke computer based test mulai PISA 2018.
- Toni menyatakan capaian utama ialah naiknya kemampuan murid bernalar, memecahkan masalah, dan belajar sepanjang hayat.
- Tantangan berikutnya ialah memastikan kebijakan pendidikan dilaksanakan konsisten di setiap kelas.
- Kemendikdasmen menyiapkan strategi tindak lanjut hasil PISA 2025.
- Kemendikdasmen meluncurkan lagu anak dari album KICAU 2025.
- Acara ditutup dengan pembacaan Ikrar Pelajar Indonesia.
Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Republika.