Beranda Minggu, 13 September 2026

!online

Opini Negatif

Peta Baru Bumi Setara

Rabu, 9 September 2026, 10:32 WIB Sumber: Republika Dibaca 1 kali
Ukuran:

PBB pada 4 September mengadopsi resolusi 'Correct the Map' yang dipimpin Togo untuk mendorong penggunaan proyeksi peta seperti Equal Earth yang mempertahankan perbandingan luas benua, khususnya di bidang pendidikan. Proyek Mercator (1569) memang berguna untuk navigasi pelaut karena menjaga arah kompas tetap lurus, namun membuat wilayah jauh dari khatulistiwa tampak membesar secara keliru, misalnya Greenland terlihat hampir seukuran Afrika padahal Afrika 14 kali lebih luas. Resolusi ini tidak melarang peta Mercator, melainkan menegaskan bahwa peta adalah pilihan dan alat berbeda memiliki kegunaan berbeda.

Poin-Poin Utama

  • PBB adopsi resolusi "Correct the Map" pada 4 September.
  • Suara resolusi: 164 dukung, 1 tolak, 6 abstain.
  • Togo pimpin resolusi, didukung Uni Afrika.
  • Satu-satunya penolak: Amerika Serikat.
  • Resolusi dorong penggunaan proyeksi Equal Earth.
  • Tujuan utama: pertahankan perbandingan luas benua.
  • Proyeksi Mercator diciptakan Gerardus Mercator tahun 1569.
  • Mercator dirancang untuk navigasi pelaut dengan garis kompas lurus.
  • Proyeksi Mercator perbesar wilayah jauh dari khatulistiwa.
  • Di peta Mercator, Greenland tampak hampir seukuran Afrika.
  • Luas asli Afrika sekitar 14 kali luas Greenland.
  • PBB tidak melarang penggunaan peta Mercator.
  • PBB tidak tetapkan satu peta untuk semua keperluan.
  • Togo kampanye lewat media sosial, website, dan polling.
  • Proyeksi berbeda punya kegunaan berbeda menurut Togo.
Tagar Terkait
#pendidikan#pbb#afrika#equal earth#mercator#togo#peta#correct the map#proyeksi peta
Ingin membaca liputan lengkap di portal penerbit?

Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Republika.

Buka Sumber di Republika

Warta Terkini Lainnya