Beranda Minggu, 13 September 2026

!online

Nasional Netral

Gunung Anak Krakatau Masih Erupsi, Ada Puluhan Gempa Low Frequency

Rabu, 9 September 2026, 10:35 WIB Sumber: CNN
Ukuran:

Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda masih alami erupsi pada 8-9 September, dengan terekam 50 kali gempa Low Frequency serta fluktuasi energi RSAM bernilai rendah. Erupsi Strombolian yang kembali terjadi diinterpretasikan sebagai akhir dari episode erupsi menerus yang berlangsung sejak 4 September 2026. Status gunung tetap pada Level III (Siaga) dengan imbauan agar masyarakat tidak memasuki radius 3 km dari pusat aktivitas karena ancaman lontaran batu pijar, lava, awan panas, dan hujan abu lebat.

Poin-Poin Utama

  • Gunung Anak Krakatau alami erupsi Selasa (8/9) dan Rabu (9/9).
  • Badan Geologi ESDM catat 6 kali gempa erupsi di Gunung Anak Krakatau.
  • 1 kali gempa Hembusan tercatat dalam periode tersebut.
  • 50 kali gempa Low Frequency tercatat.
  • 77 kali gempa Hybrid/Fase banyak tercatat.
  • 1 kali gempa vulkanik dangkal tercatat.
  • 1 kali gempa vulkanik dalam tercatat.
  • Nilai RSAM tunjukkan fluktuasi energi rendah.
  • Data tiltmeter Stasiun Tanjung dan Lava93 tunjukkan pola mendatar/konstan.
  • Erupsi menerus berakhir 6 September 2026 pukul 00.04 WIB setelah berlangsung 25 jam.
  • 12 kali erupsi Strombolian terjadi sejak akhir erupsi menerus hingga 9 September 2026 pukul 06.00 WIB.
  • Probabilitas letusan Gunung Anak Krakatau dalam periode waktu selanjutnya masih tinggi.
  • Ancaman bahaya: lontaran batu pijar, hujan abu lebat, dan aliran lava.
  • Status Gunung Anak Krakatau tetap Level III (Siaga).
  • Masyarakat dilarang memasuki radius 3 km dari pusat aktivitas.
Tagar Terkait
#gunung anak krakatau#erupsi#selat sunda#badan geologi#gempa low frequency
Ingin membaca liputan lengkap di portal penerbit?

Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh CNN.

Buka Sumber di CNN

Warta Terkini Lainnya