Kemarau Bikin Sungai Surut, Warga Konawe Berburu Pokea
Sungai Konaweeha di Konawe, Sulawesi Tenggara, mengalami penyusutan debit air akibat kemarau sehingga warga Desa Pohara memanfaatkan kondisi tersebut untuk berburu pokea atau kerang air tawar. Hasil tangkapan tersebut diolah menjadi makanan dan dikonsumsi bersama sinonggi, makanan tradisional Suku Tolaki berbasis sagu. Bagian sungai yang lebih dangkal dan mudah dijangkau selama kemarau menjadi peluang bagi warga untuk mendapatkan sumber pangan.
Poin-Poin Utama
- Warga Konawe berburu pokea di Sungai Konaweeha saat debit air menyusut akibat kemarau.
- Sungai Konaweeha memiliki panjang sekitar 314 kilometer.
- Sungai Konaweeha merupakan salah satu sungai penting di Sulawesi Tenggara.
- Lokasi berburu pokea berada di Desa Pohara, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara.
- Aktivitas warga ini terjadi pada Selasa, 8 September 2026.
- Sumber lain menyebutkan panjang Sungai Konaweeha sekitar 341 kilometer.
- Pokea adalah sebutan untuk kerang air tawar.
- Pokea menjadi sumber pangan bagi warga saat sungai surut.
- Hasil tangkapan pokea diolah menjadi makanan oleh warga.
- Makanan tradisional Suku Tolaki yang terbuat dari sagu disebut sinonggi.
- Sinonggi dikonsumsi bersama pokea hasil tangkapan.
- Penyusutan debit air terjadi selama beberapa hari terakhir.
- Bagian sungai yang surut lebih mudah dijangkau warga untuk mencari kerang.
- Aktivitas ini berlokasi di Sulawesi Tenggara.
Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh DetikNews.