Netanyahu Bantah Abaikan Peringatan UEA Sebelum Serangan Hamas 7 Oktober
Kantor PM Israel Netanyahu membantah laporan Haaretz yang menyebut Presiden UEA Mohammad bin Zayed telah memperingatkannya 10 hari sebelum serangan Hamas pada 7 Oktober 2023 tentang rencana operasi besar Hamas. Laporan tersebut, yang dikonfirmasi The Times of Israel, muncul menjelang pemilu Israel dan memicu kritik dari lawan politik Netanyahu seperti Gadi Eisenkot dan Naftali Bennett yang menuntut pembentukan komisi penyelidikan atas serangan yang menewaskan sekitar 1.200 orang Israel tersebut. Serangan 7 Oktober juga berdampak besar bagi warga Palestina di Gaza, dengan militer Israel melancarkan perang yang menewaskan lebih dari 73.650 warga Palestina, dan Komisi Penyelidikan PBB menyatakan Israel melakukan genosida di Gaza.
Poin-Poin Utama
- Kantor Netanyahu membantah menerima peringatan UEA sebelum serangan 7 Oktober 2023.
- Haaretz melaporkan panggilan telepon antara MBZ dan Netanyahu terjadi 10 hari sebelum serangan.
- MBZ memperingatkan bahwa Hamas dan Yahya Sinwar merencanakan operasi besar melawan Israel.
- Kementerian Luar Negeri UEA tidak mengonfirmasi laporan, namun menyatakan semua intelijen relevan telah dikomunikasikan.
- UEA menormalisasi hubungan dengan Israel pada 2021 melalui Abraham Accords.
- MBZ memperingatkan operasi Hamas dapat mengganggu kawasan dan melemahkan Abraham Accords.
- Netanyahu merespons peringatan MBZ dengan relatif tenang dan menyebut serangan lebih mungkin datang dari Tepi Barat.
- The Times of Israel mengonfirmasi laporan Haaretz dengan mengutip sumber Emirat.
- Yedioth Ahronoth melaporkan intelijen Mesir memperingatkan 'sesuatu yang besar' sebelum pembantaian 7 Oktober.
- Serangan Hamas 7 Oktober menewaskan sekitar 1.200 orang di Israel dan menyandera 251 orang ke Gaza.
- Serangan 7 Oktober merupakan hari paling mematikan bagi warga Yahudi sejak Holocaust.
- Lebih dari 73.650 warga Palestina di Gaza tewas menurut Kementerian Kesehatan Gaza.
- Komisi Penyelidikan PBB menemukan Israel melakukan genosida terhadap warga Palestina di Gaza.
- Mantan kepala militer Gadi Eisenkot menuduh Netanyahu membabi buta membawa Israel menuju bencana 7 Oktober.
- Eisenkot, Naftali Bennett, dan Yair Golan semuanya menuntut Netanyahu bertanggung jawab atas kegagalan serangan 7 Oktober.
Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh DetikNews.