Beranda Minggu, 13 September 2026

!online

Internasional Negatif

Netanyahu Diterpa Isu Abaikan Peringatan Emirat Arab sebelum Serangan 7 Oktober

Rabu, 9 September 2026, 17:02 WIB Sumber: Media Indonesia
Ukuran:

PM Israel Netanyahu diserang lawan politik menyusul laporan Haaretz bahwa Presiden UEA Sheikh Mohammed bin Zayed telah memperingatkannya via telepon 45 menit sekitar 10 hari sebelum serangan 7 Oktober 2023 soal rencana besar Hamas, namun Netanyahu menyebut laporan itu kebohongan dan mengklaim Israel siap menghadapi skenario apa pun. Empat pemimpin oposisi—Eisenkot, Bennett, Lieberman, dan Golan—mendesak penyelidikan menyeluruh, sementara Bennett dan Lapid menuding kelalaian kriminal. Isu akuntabilitas atas serangan yang menewaskan lebih dari 1.200 orang dan menculik 250 lainnya menjadi tema sentral kampanye menjelang pemilu Israel kurang dari dua bulan lagi.

Poin-Poin Utama

  • PM Israel Benjamin Netanyahu hadapi kecaman politik pada Selasa (8/9).
  • Laporan sebut Presiden UEA peringatkan Netanyahu soal operasi Hamas sebelum serangan 7 Oktober 2023.
  • Kantor PM bantah laporan tersebut sebagai kebohongan mutlak.
  • Pemilihan umum Israel kurang dari dua bulan lagi.
  • Empat pemimpin oposisi—Gadi Eisenkot, Naftali Bennett, Avigdor Lieberman, Yair Golan—keluarkan pernyataan bersama.
  • Mereka tuntut penyelidikan menyeluruh atas kegagalan dan malafungsi Netanyahu.
  • Mantan PM Naftali Bennett tuduh pengabaian sebagai kelalaian kriminal.
  • Yair Lapid bilang pembantaian seharusnya bisa dicegah jika Netanyahu jalankan perannya.
  • Laporan Haaretz didasarkan pada buku jurnalis Shlomi Eldar dan Ruti Yuval.
  • Sheikh Mohammed bin Zayed telepon Netanyahu sekitar 10 hari sebelum 7 Oktober.
  • Percakapan berlangsung selama 45 menit.
  • Sheikh Mohammed peringatkan Yahya Sinwar rencanakan langkah besar penyebab pertumpahan darah.
  • Pesan Sinwar pertengahan September 2023 sebut akan ada gempa bumi.
  • Netanyahu yakinkan Bin Zayed bahwa Israel siap hadapi skenario apa pun.
  • Kementerian Luar Negeri UEA tidak konfirmasi maupun bantah adanya panggilan telepon tersebut.
Tagar Terkait
#israel#hamas#benjamin netanyahu#7 oktober#haaretz#pemilu israel#emirat arab#oposisi israel
Ingin membaca liputan lengkap di portal penerbit?

Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Media Indonesia.

Buka Sumber di Media Indonesia

Warta Terkini Lainnya