Beranda Minggu, 13 September 2026

!online

Ekonomi Netral

Pestani Bawang Merah Nyawiji Dongkrak Produksi Bawang Merah Unggulan Nganjuk

Rabu, 9 September 2026, 15:17 WIB Sumber: Media Indonesia Dibaca 2 kali
Ukuran:

PT Petrokimia Gresik menggelar program Pestani Bawang Merah Nyawiji di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, dengan melibatkan 120 petani dari enam kecamatan untuk mengembangkan bawang merah varietas lokal unggulan Tajuk. Melalui demonstration plot, produktivitas bawang merah meningkat 11-12 persen menjadi 20 ton per hektar dibanding 18 ton per hektar pada panen sebelumnya, hasil dari penerapan praktik budidaya optimal dan pendampingan konsisten. Program ini menegaskan peran strategis Nganjuk sebagai sentra bawang merah nasional sekaligus komitmen Petrokimia Gresik dalam mendukung petani melalui edukasi pemupukan dan penguatan ekosistem pertanian.

Poin-Poin Utama

  • PT Petrokimia Gresik launched "Pestani Bawang Merah Nyawiji" program on Monday (7/9) in Nganjuk, East Java.
  • Program involved 120 farmers from six districts: Wilangan, Bagor, Rejoso, Nganjuk, Sukomoro, and Gondang.
  • Program ran from March to September 2026 as a shallot cultivation competition.
  • Demplot productivity reached 20 tons per hectare, up 11-12% from previous harvest of 18 tons per hectare.
  • Competition criteria covered bulb uniformity, harvest weight, and cultivation documentation.
  • East Java produced 476,666 tons of shallots in 2024 from approximately 53,681 hectares of harvest area.
  • National shallot production in 2024 reached 2,085,721 tons across 188,561 hectares.
  • Nganjuk ranks second nationally in shallot production.
  • Tajuk variety, a local Nganjuk cultivar, ranks first nationally as a shallot seed.
  • Director of Finance and General Affairs Adityo Wibowo, known as Adit, leads Petrokimia Gresik's agricultural support efforts.
  • Petrokimia Gresik products used in cultivation include Phonska Lite, K Plus, Phonska Cair, Phonska Oca Plus, ZA Plus, SP-36 Petro, and Petro B.
  • Program includes balanced fertilization education, soil testing services, cultivation assistance, and agricultural technology adoption.
Tagar Terkait
#pertanian#ketahanan pangan#nganjuk#petrokimia gresik#bawang merah#pestani bawang merah nyawiji
Ingin membaca liputan lengkap di portal penerbit?

Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Media Indonesia.

Buka Sumber di Media Indonesia

Warta Terkini Lainnya