Diduga Hina Nabi, Majelis Dzikir Abah Setu di Bekasi Digeruduk Warga
Warga menggeruduk Majelis Dzikir Nurul Hikam pimpinan Abah Setu di Cikarang Barat pada Senin (7/9) malam buntut video viral yang dinilai menghina Nabi Muhammad SAW, namun situasi berakhir aman setelah polisi mengimbau warga membubarkan diri. Kepada polisi, Abah Setu menyebut video tersebut merupakan hasil editan dan potongan rekaman yang sebagian diubah menggunakan AI. Polri menjadwalkan mediasi klarifikasi di Polres Metro Bekasi pada Kamis (10/9) sekaligus mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak menyebarkan informasi belum terverifikasi.
Poin-Poin Utama
- Warga mendatangi Majelis Dzikir Nurul Hikam pimpinan Asep Setiawan alias Abah Setu di Desa Telajung, Cikarang Barat, Bekasi.
- Penyelamatan terjadi Senin (7/9) malam akibat video viral dugaan penghinaan terhadap Nabi Muhammad SAW.
- Video kejadian beredar di media sosial, salah satunya diunggah akun Instagram @bekasi.kita.
- Kedatangan warga bertujuan meminta klarifikasi terkait video yang dinilai menghina Nabi Muhammad SAW.
- Personel Polres Metro Bekasi bersama Polsek Cikarang Barat langsung mendatangi lokasi kejadian.
- Petugas mengimbau warga tetap tenang, tidak main hakim sendiri, dan melapor secara resmi.
- Warga membubarkan diri Selasa dini hari dalam situasi aman dan kondusif.
- Selasa (8/9), kepolisian meminta keterangan dari Abah Setu.
- Abah Setu mengklaim video yang beredar merupakan hasil editan.
- Yang bersangkutan menyebut video merupakan potongan rekaman dan menduga sebagian diubah menggunakan AI.
- Abah Setu bersedia berdialog dan memberikan klarifikasi dalam mediasi.
- Mediasi dijadwalkan di Polres Metro Bekasi pada Kamis (10/9).
- Klarifikasi disampaikan Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto, Rabu (9/9).
- Polisi mengimbau semua pihak menjaga ketenangan dan tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi.
- Polisi meminta masyarakat menghindari tindakan yang dapat memicu konflik.
Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh CNN.