Perkuat Budaya Zakat lewat Penguatan Literasi Filantropi Modern pada Generasi Muda
Pimpinan Baznas RI Rizaludin Kurniawan menekankan pentingnya penguatan literasi filantropi Islam modern bagi generasi muda guna meningkatkan budaya zakat, infak, dan sedekah, karena riset Indeks Literasi Zakat Baznas (2020, 2022, 2024) menunjukkan kesenjangan antara pengetahuan dan perilaku masyarakat dalam menunaikan zakat. Ia menilai pendidikan filantropi Islam perlu diberikan sejak dini dengan mencakup pemahaman nilai, makna, dampak zakat, serta praktik seperti manasik zakat dan kegiatan ekstrakurikuler. Upaya ini merupakan bagian dari konsep value-driven dalam pengelolaan zakat di Baznas untuk mendorong perubahan perilaku berbasis amal saleh.
Poin-Poin Utama
- Rizaludin Kurniawan serves as Baznas RI Deputy for Mobilization and Collection.
- Statement delivered at Hari Bermuhammadiyah (HBM) 13 at Gedung Cendekia, Universitas Muhammadiyah Jakarta, Tangerang Selatan.
- Rizaludin stressed strengthening modern Islamic philanthropy literacy among youth.
- Goal: increase culture of paying zakat, infak, and sedekah across generations.
- Baznas conducted Indeks Literasi Zakat research in 2020, 2022, and 2024.
- Research reveals gap between public knowledge and behavior in paying zakat.
- Number of people paying zakat remains relatively small compared to Indonesia's zakat potential.
- Social experiment with Gen Z showed many do not know differences between zakat, infak, and sedekah.
- Many Gen Z respondents unaware of how to pay zakat fitrah or calculate zakat mal.
- Rizaludin proposed teaching Islamic philanthropy from an early age.
- Education should cover values, meaning, essence, impact, and benefits of zakat.
- Suggestion includes practices like manasik zakat and Islamic philanthropy extracurriculars.
- Strengthening literacy forms part of Baznas' value-driven zakat management concept.
- Foundation of concept: understanding Islamic philanthropy as real amal saleh for Islamic revival.
- Statement delivered during Sesi Inspirasi session of HBM 13.
Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Media Indonesia.