Korut Bangun Fasilitas Pengayaan Uranium di Kompleks Nuklir Yongbyon
IAEA melaporkan Korut membangun fasilitas pengayaan uranium baru di kompleks nuklir Yongbyon yang mampu menampung hingga 28 rangkaian centrifuge cascade, serta mulai mengoperasikan bangunan tambahan yang diperluas di lokasi pengayaan Kangson sejak Januari lalu. Temuan berdasarkan citra satelit dan foto media pemerintah Korut ini menunjukkan perluasan berkelanjutan infrastruktur nuklir Korut di berbagai lokasi, yang dinilai melanggar resolusi Dewan Keamanan PBB. Direktur Jenderal IAEA Rafael Grossi menyatakan perkembangan tersebut sangat mengkhawatirkan, sementara Pyongyang menolak otoritas IAEA dengan berdalih statusnya sebagai negara pemilik senjata nuklir tidak dapat diubah.
Poin-Poin Utama
- IAEA melaporkan Korut bangun fasilitas pengayaan uranium baru di kompleks nuklir Yongbyon.
- Fasilitas pengayaan baru mampu tampung hingga 28 rangkaian centrifuge cascade.
- Fasilitas tambahan yang diperluas di lokasi pengayaan Kangson mulai beroperasi.
- IAEA rilis temuan dalam laporan tertanggal 28 Agustus, diumumkan di Wina pada 9 September 2026.
- IAEA gunakan citra satelit dan materi open-source, termasuk foto media pemerintah Korut, untuk pantau aktivitas nuklir Pyongyang.
- IAEA tidak lagi memiliki pemeriksa di Korut sejak tahun 2009.
- IAEA identifikasi bangunan baru berlantai dua di kompleks Yongbyon sebagai fasilitas pengayaan uranium kedua.
- Kesimpulan didapat dari perbandingan foto kunjungan Kim Jong Un pada Juni 2026 dengan citra satelit masa konstruksi.
- Rangkaian gas centrifuge cascade terpasang di lantai atas dan bawah bangunan utama.
- Indikasi operasi dimulai Januari lalu di fasilitas pengayaan uranium Kangson, dekat Pyongyang.
- Kangson berlokasi di dalam bangunan tambahan yang dibangun pada tahun 2024.
- IAEA nyatakan perkembangan program nuklir Korut langgar resolusi Dewan Keamanan PBB.
- Direktur Jenderal IAEA Rafael Grossi sebut perluasan produksi material nuklir level senjata Korut sangat mengkhawatirkan.
- DPRK merupakan nama resmi Korut, Republik Demokratis Rakyat Korea.
- Korut tolak kewenangan IAEA dan nyatakan statusnya sebagai negara pemilik senjata nuklir tidak dapat diubah.
Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh DetikNews.