Beranda Jumat, 18 September 2026

!online

Ekonomi Netral

Konsumsi BBM Subsidi Naik, ESDM Kaji Penambahan Kuota Pertalite dan Solar

Rabu, 16 September 2026, 19:06 WIB Sumber: Media Indonesia Dibaca 1 kali
Ukuran:

Kementerian ESDM mempertimbangkan penambahan kuota BBM bersubsidi akibat meningkatnya konsumsi masyarakat, terutama setelah harga BBM nonsubsidi naik, dengan fokus utama pada kuota solar subsidi. Kondisi El Nino turut memengaruhi distribusi BBM di sejumlah daerah karena sungai mengalami pendangkalan sehingga distribusi melalui jalur darat membutuhkan waktu lebih lama dan menyebabkan antrean di SPBU. Konsumsi Pertalite tercatat meningkat 12,92 persen setelah harga Pertamax naik pada Juni 2026, dan pemerintah memastikan stok BBM tetap tersedia.

Poin-Poin Utama

  • Kementerian ESDM membuka peluang menambah kuota BBM bersubsidi akibat peningkatan konsumsi masyarakat.
  • Harga BBM nonsubsidi mengalami kenaikan sebelum penambahan kuota BBM subsidi dipertimbangkan.
  • Pemerintah masih menghitung kebutuhan tambahan kuota, khususnya untuk solar subsidi.
  • Konsumsi BBM bersubsidi mengalami peningkatan secara nasional.
  • Fenomena El Nino memengaruhi kelancaran distribusi BBM di sejumlah daerah.
  • Beberapa sungai di Kalimantan mengalami pendangkalan dan kekeringan akibat El Nino.
  • Distribusi BBM yang awalnya melalui sungai dialihkan menjadi jalur darat menggunakan truk tangki.
  • Waktu distribusi BBM menjadi lebih lama karena pengalihan jalur transportasi.
  • Waktu tunggu di SPBU meningkat akibat distribusi yang lebih lambat.
  • Antrean kendaraan terjadi di sejumlah SPBU akibat tambahan waktu distribusi.
  • Stok BBM tetap tersedia meskipun ada kendala distribusi.
  • BPH Migas mencatat konsumsi Pertalite meningkat setelah harga Pertamax naik pada Juni 2026.
  • Rata-rata penyaluran Pertalite sebelum kenaikan harga Pertamax mencapai 75.795 kiloliter per hari.
  • Harga Pertamax naik dari Rp12.300 menjadi Rp16.250 per liter pada 10 Juni 2026.
  • Konsumsi Pertalite meningkat menjadi 82.760 kiloliter per hari atau naik 9,19 persen setelah kenaikan harga Pertamax.
Tagar Terkait
#esdm#pertalite#pertamax#kuota bahan bakar minyak#bbm bersubsidi#solar subsidi
Ingin membaca liputan lengkap di portal penerbit?

Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Media Indonesia.

Buka Sumber di Media Indonesia

Warta Terkini Lainnya