Kemenkes: "Burnout" nakes berisiko ganggu keselamatan pasien
Kemenkes memperingatkan bahwa burnout dan tekanan mental tenaga kesehatan dapat mengganggu kualitas pelayanan dan keselamatan pasien, berdasarkan data WHO yang menunjukkan 63% nakes mengalami kekerasan verbal dan 17–32% mengalami burnout. Survei nasional pada 2021 juga mengungkap 39% dokter umum mengalami keletihan ekonomi tinggi serta 20% mengalami kehilangan empati signifikan. Kemenkes menekankan perlindungan kesehatan jiwa nakes perlu dilakukan secara komprehensif, karena keselamatan pasien tidak dapat dipisahkan dari keberlanjutan dan kesejahteraan tenaga kesehatan.
Poin-Poin Utama
- Kementerian Kesehatan menyebut kesehatan mental tenaga kesehatan menentukan kualitas pelayanan dan keselamatan pasien.
- Data Organisasi Kesehatan Dunia menunjukkan 63 persen tenaga kesehatan pernah mengalami kekerasan verbal di tempat kerja.
- Sebanyak 17 hingga 32 persen tenaga kesehatan di dunia mengalami burnout.
- Survei terhadap 1.178 tenaga kesehatan di Indonesia pada 2021 menunjukkan 39 persen dokter umum melaporkan keletihan ekonomi yang tinggi.
- Sebanyak 36 persen residen di Indonesia melaporkan keletihan ekonomi yang tinggi berdasarkan survei yang sama.
- Survei menunjukkan 20 persen dokter umum mengalami kehilangan empati yang signifikan.
- Sebanyak 36 persen residen mengalami kehilangan empati yang signifikan menurut survei tersebut.
- Lebih dari 136 juta orang bekerja di sektor kesehatan dan sosial di seluruh dunia.
- Indonesia memiliki sekitar 2,2 juta tenaga kesehatan.
- Perlindungan kesehatan jiwa tenaga kesehatan perlu dilakukan secara komprehensif mencakup upaya promotif, preventif, kuratif, hingga rehabilitatif.
- Upaya perlindungan tersebut mencakup penciptaan lingkungan kerja yang suportif dan penyediaan akses layanan konseling.
- Pengelolaan risiko psikososial meliputi beban kerja, pola shift, kekerasan di tempat kerja, dan dukungan tim.
- Perlindungan hukum bagi tenaga kesehatan untuk bekerja sesuai kompetensi diperlukan untuk mengurangi tekanan moral.
- Keselamatan pasien tidak dapat dipisahkan dari keberlanjutan dan kesehatan tenaga kesehatan.
- Hari Keselamatan Pasien Sedunia diperingati pada 17 September.
Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Antara News.