IHSG Menguat ke 6.512 Ikuti Bursa Global, Pasar Sambut Redanya Risiko Geopolitik
Indeks Harga Saham Gabungan menguat 0,78% ke level 6.512,57 seiring meredanya risiko geopolitik di Timur Tengah yang meningkatkan ekspektasi investor terhadap penyelesaian konflik secara diplomatik dan memulihkan pasokan energi. Penguatan IHSG sejalan dengan pergerakan positif bursa Asia, Eropa, dan Wall Street yang didorong oleh membaiknya sentimen pasar dan kinerja saham teknologi. Analis memperingatkan agar IHSG terus mencermati level teknikal support 6.431-6.377 karena tekanan koreksi berpotensi berlanjut bila level tersebut gagal dipertahankan.
Poin-Poin Utama
- IHSG naik 50,14 poin atau 0,78% ke level 6.512,57 pada pembukaan perdagangan Jumat.
- Indeks LQ45 bertambah 0,41 poin atau 0,06% menjadi 648,79.
- Support IHSG berada di level 6.431-6.377.
- Resistance IHSG terletak di level 6.511-6.523, 6.552-6.591, dan 6.723.
- Arab Saudi menargetkan separuh kapasitas pipa East-West kembali beroperasi dalam beberapa hari.
- Pemulihan kapasitas penuh pipa East-West diperkirakan membutuhkan waktu sekitar enam pekan.
- The Fed menaikkan suku bunga acuan 25 basis poin menjadi 3,75%-4,00%.
- Setidaknya 12 anggota FOMC memperkirakan masih ada ruang satu kali kenaikan suku bunga tambahan tahun ini.
- Indeks FTSE 100 Inggris naik 1,2% ke 10.815.
- Indeks DAX Jerman bertambah 0,7% menjadi 25.717.
- Indeks CAC 40 Prancis menguat 0,6% ke 8.188.
- Indeks Stoxx Europe 600 meningkat 0,86% ke 642,60.
- Indeks S&P 500 Amerika Serikat naik 1,1% ke 7.637,95.
- Indeks Nasdaq Composite Amerika Serikat menguat 1,7% ke 26.418,30.
- Indeks Nikkei Jepang naik 0,85% ke 64.681,00.
Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Media Indonesia.