Beranda Minggu, 13 September 2026

!online

Umum Netral

DKI imbau warga tenang, waspada hoaks terkait informasi abu vulkanik

Minggu, 6 September 2026, 14:00 WIB Sumber: Antara News Dibaca 2 kali
Ukuran:

Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda mengalami erupsi pada 6 September 2026 pukul 07.10 WIB dengan status Level III (Siaga). Abu vulkanik dari erupsi tersebut terpantau meluas hingga menjangkau wilayah DKI Jakarta. Pemerintah Provinsi DKI mengimbau warga untuk tetap tenang, waspada terhadap hoaks, serta mengambil langkah perlindungan seperti menggunakan masker, menutup pintu dan jendela, serta menggunakan kacamata pelindung saat beraktivitas di luar ruangan.

Poin-Poin Utama

  • Erupsi Gunung Anak Krakatau kembali terjadi pada 6 September 2026 pukul 07.10 WIB.
  • Aktivitas erupsi tercatat di seismograf dengan amplitudo maksimum 50 mm dan durasi 16 detik.
  • Status Gunung Anak Krakatau tetap Level III (Siaga).
  • Masyarakat dilarang memasuki kawasan dalam radius 3 km dari pusat aktivitas.
  • Update BMKG pukul 09.03 WIB mencatat erupsi dengan amplitudo 19 mm dan durasi 29 detik.
  • Tidak ditemukan anomali signifikan pada rekaman seismograf BMKG.
  • Tidak ada kenaikan muka air laut yang berarti hingga pemantauan terakhir.
  • Abu vulkanik menyebar hingga Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah.
  • Abu vulkanik juga menjangkau sebagian wilayah DKI Jakarta.
  • Warga diimbau menggunakan masker saat keluar rumah.
  • Warga disarankan menutup pintu, jendela, dan ventilasi agar abu tidak masuk rumah.
  • Warga diimbau menggunakan kacamata pelindung untuk mencegah iritasi mata.
  • Abu vulkanik sebaiknya dibersihkan dengan cara basah dan hindari menyapu kering.
  • Warga diminta berhati-hati saat berkendara karena jarak pandang berkurang dan jalanan licin.
  • Segera cari pertolongan medis jika mengalami sesak napas atau iritasi mata berat.
Tagar Terkait
#pemprov dki#erupsi krakatau#abu vulkanik kratau
Ingin membaca liputan lengkap di portal penerbit?

Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Antara News.

Buka Sumber di Antara News

Warta Terkini Lainnya