Kalapas Cibinong nonaktif Jelaskan Insiden Cegat Ombudsman Sidak
Kalapas Cibinong nonaktif Wisnu Hani Putranto mengklaim ketegangan saat Ombudsman sidak terjadi karena rombongannya yang berjumlah 30 orang belum mendapat izin masuk, selain faktor keberadaan 1.830 narapidana yang tengah menjalani program pembinaan dan warga bina yang menerima kunjungan keluarga. Senator DPR dari Komisi XIII meminta Ditjenpas mendalami dugaan suap dalam polemik fasilitas mewah Lapas Cibinong dan mempertanyakan fungsi pengawasan institusi tersebut terhadap jajarannya. Kementerian Imipas menonaktifkan lima pejabat Lapas Cibinong termasuk Wisnu demi proses investigasi internal terkait temuan Ombudsman.
Poin-Poin Utama
- Insiden ketegangan saat Ombudsman melakukan sidak di Lapas Cibinong terjadi pada 23 September.
- Wisnu Hani Putranto menghadiri rapat dengar pendapat di Komisi XIII DPR pada 28 September.
- Wisnu tidak membantah adanya insiden ketegangan saat Ombudsman mencoba memasuki area Lapas.
- Rombongan Ombudsman yang datang ke Lapas Cibinong berjumlah 30 orang.
- Ombudsman merasa tidak mendapat izin untuk memasuki area Lapas pada saat kejadian.
- Wisnu berdalih bahwa 1.830 narapidana sedang di luar blok menjalani program pembinaan.
- Beberapa warga bina tengah menerima kunjungan keluarga saat Ombudsman datang.
- Ombudsman dijadwalkan mendapat kunjungan resmi di Lapas Cibinong pada pukul 13.00 WIB.
- Pada pukul 10.29 sebagian rombongan Ombudsman berupaya masuk rumah dinas dan terjadi kontak fisik dengan petugas.
- Legislator Yanuar Arif Wibowo mendesak Ditjenpas mendalami dugaan suap dalam polemik fasilitas mewah.
- Yanuar mempertanyakan fungsi pengawasan Ditjenpas atas pengelolaan Lapas Cibinong.
- Yanuar meminta Dirjenpas Mashudi mundur jika tidak mampu mengelola polemik di lingkungan pemasyarakatan.
- Mashudi mengklaim dirinya masih mampu mengelola polemik yang ada.
- Kementerian Imipas menonaktifkan lima pejabat Lapas Cibinong selama investigasi internal.
- Kelima pejabat yang dinonaktifkan adalah Wisnu Hani Putranto, I Gusti Bagus Widya Putra, Adi Nugroho, Yhosep Jhon Ferry, dan Deni Sugiarto.
Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh CNN.