Beranda Selasa, 6 Oktober 2026

!online

Politik Netral

Presiden Iran: Negosiasi dengan AS Tak Bermakna, Selalu Berujung Serangan

Selasa, 6 Oktober 2026, 04:01 WIB Sumber: DetikNews Dibaca 9 kali
Ukuran:

Presiden Iran Masoud Pezeshkian menyatakan negosiasi dengan Amerika Serikat tidak lagi bermakna karena setiap perundingan selalu diikuti serangan terhadap Iran. Pernyataan ini disampaikan di tengah kebuntuan upaya mengakhiri perang di Timur Tengah yang dimulai pada akhir Februari ketika AS dan Israel melancarkan serangan terhadap Iran saat kedua pihak sedang berunding mengenai program nuklir. Meskipun sempat menyepakati nota kesepahaman pada Juni, situasi kembali memburuk dan perundingan praktis mengalami jalan buntu.

Poin-Poin Utama

  • Presiden Iran Masoud Pezeshkian menyatakan negosiasi dengan Amerika Serikat tidak lagi bermakna.
  • Dia menuding setiap perundingan selalu diikuti serangan terhadap Iran.
  • Pernyataan itu disampaikan di tengah kebuntuan upaya mengakhiri perang di Timur Tengah.
  • Kabar ini dilaporkan AFP pada Senin, 5 Oktober 2026.
  • Pezeshkian mengatakan AS telah menyerang Iran tiga kali setelah perundingan.
  • Dia menuduh AS tidak mencari dialog, melainkan ingin menggulingkan Republik Islam Iran.
  • Iran menghadapi pembunuhan, sanksi, tekanan, dan ancaman dari AS.
  • Perang di Timur Tengah dimulai akhir Februari ketika AS dan Israel melancarkan serangan terhadap Iran.
  • Serangan itu terjadi saat Washington dan Teheran sedang melakukan perundingan tentang program nuklir Iran.
  • Kedua pihak sempat menyepakati nota kesepahaman pada Juni yang memuat kerangka penyelesaian konflik.
  • Situasi kembali memburuk setelah Iran menyerang kapal-kapal di Selat Hormuz.
  • Perundingan antara kedua negara praktis menemui jalan buntu sejak saat itu.
  • Pertemuan tidak langsung AS dan Iran di Sidang Umum PBB tidak menghasilkan terobosan.
  • Washington mengurangi operasi militernya dan lebih mengandalkan tekanan ekonomi.
  • AS belum melancarkan serangan terhadap Iran sejak 1 September.
Tagar Terkait
#amerika serikat#iran#konflik#timur tengah#serangan#nuklir#negosiasi
Ingin membaca liputan lengkap di portal penerbit?

Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh DetikNews.

Buka Sumber di DetikNews

Warta Terkini Lainnya