Sinar Matahari Saja tidak Cukup! Kenali Faktor Penyebab Kekurangan Vitamin D dan Cara Mengatasinya
AC, penggunaan tabir surya, warna kulit dengan pigmen melanin tinggi, serta obesitas dapat menghambat sintesis vitamin D dalam tubuh.Studi menunjukkan hampir 33 persen pekerja dalam ruangan mengalami kekurangan vitamin D, dengan risiko lebih tinggi pada pekerja kantoran, pekerja bengkel, dan pekerja shift malam.Solutions include dietary sources such as fatty fish, fortified foods, and UV-exposed mushrooms, as well as supplements under medical supervision for high-risk groups, with general recommendations of 600-800 IU daily for adults and elderly.
Poin-Poin Utama
- Paparan sinar matahari saja tidak menjamin tercukupinya kebutuhan vitamin D.
- Faktor-faktor yang memengaruhi kadar vitamin D meliputi gaya hidup dalam ruangan, penggunaan tabir surya, warna kulit, dan kondisi tubuh tertentu.
- Tabir surya perlu digunakan karena paparan sinar matahari tanpa perlindungan meningkatkan risiko kanker kulit.
- Masyarakat modern bekerja berpindah dari satu gedung ber-AC ke gedung lainnya tanpa mendapat paparan matahari langsung.
- Studi tahun 2019 terhadap 213 pekerja dalam ruangan menunjukkan hampir 33 persen mengalami kekurangan vitamin D.
- Kaca biasa menghalangi sebagian besar sinar UVB yang dibutuhkan tubuh untuk mensintesis vitamin D.
- Melanin pada kulit menyerap radiasi UVB sehingga menghambat sintesis vitamin D.
- Studi tahun 2013 di Singapura menunjukkan kekurangan vitamin D lebih tinggi pada perempuan Melayu (89 persen) dan perempuan India (82 persen) dibandingkan perempuan Tionghoa (56 persen).
- Subjek dengan obesitas memiliki kadar vitamin D hingga 57 persen lebih rendah dibandingkan orang yang lebih kurus.
- Vitamin D merupakan vitamin larut dalam lemak sehingga mudah tersimpan di jaringan tubuh dan menghambat penggunaannya secara optimal.
- Studi tahun 2024 terhadap 93 perempuan hamil trimester pertama menunjukkan hanya 2,2 persen memiliki kadar vitamin D cukup.
- Seluruh partisipan hamil dari etnis Melayu dan India tercatat mengalami kekurangan vitamin D.
- Kebutuhan vitamin D untuk orang dewasa sehat adalah sekitar 600 IU per hari.
- Lansia di atas 70 tahun dianjurkan mengonsumsi sekitar 800 IU vitamin D per hari.
- Sumber makanan tinggi vitamin D meliputi ikan berlemak, produk yang diperkaya, dan jamur yang diolah dengan paparan sinar ultraviolet.
Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Media Indonesia.