Beranda Rabu, 7 Oktober 2026

!online

Ekonomi Netral

Suku Bunga Obligasi AS Tinggi Guncang Pasar Surat Utang Pemerintah RI

Rabu, 7 Oktober 2026, 14:12 WIB Sumber: Kompas Dibaca 9 kali
Ukuran:

Kenaikan imbal hasil obligasi pemerintah AS yang menyentuh level tertinggi sejak 2002 serta pelemahan rupiah telah mengurangi daya tarik Surat Berharga Negara bagi investor asing, namun penyerapan SBN tetap solid didukung oleh investor domestik yang kuat dengan rata-rata penawaran lelang mencapai 2,1 kali target indikatif sepanjang tahun berjalan. Meskipun menghadapi tekanan global, indeks obligasi membukukan return positif 2,2 persen pada triwulan III-2026 dan investor asing tetap mencatatkan net buy berturut-turut selama tiga bulan, menjadikan risiko pembiayaan pemerintah terkendali dengan tantangan utama yakni menjaga biaya dana ke depan.

Poin-Poin Utama

  • Yield SBN tenor 10 tahun berada di level 7,17 persen per 7 Oktober 2026.
  • Yield SBN tenor 5 tahun berada di posisi 7,06 persen.
  • CDS 5 tahun turun ke level 93,19 dari sebelumnya 95,05.
  • Yield US Treasury tenor 30 tahun sempat menyentuh 5,69 persen.
  • Yield US Treasury tenor 10 tahun sempat menyentuh 5,34 persen, level tertinggi sejak 2002.
  • Indeks dolar AS menguat 0,95 persen dalam sepekan ke level 101,9 per 2 Oktober 2026.
  • Rupiah melemah ke level Rp18.006 pada 29 September 2026, terendah sejak 4 Agustus 2026.
  • Incoming bids lelang Surat Utang Negara terakhir sebesar Rp42,9 triliun.
  • Target indikatif lelang Surat Utang Negara sebesar Rp30 triliun.
  • Rata-rata penawaran lelang pemerintah mencatatkan rasio 2,1 kali dari target indikatif sepanjang 2026.
  • Return investasi SBN triwulan III-2026 tetap positif di level 2,2 persen.
  • Investor asing membukukan net buy SBN pada Juli sebesar Rp6,8 triliun.
  • Investor asing membukukan net buy SBN pada Agustus sebesar Rp15,4 triliun.
  • Investor asing membukukan net buy SBN pada September sebesar Rp0,9 triliun.
  • Total aliran modal masuk tetap positif sebesar Rp14,8 triliun sepanjang triwulan III-2026.
Tagar Terkait
#bank indonesia#rupiah#suku bunga#obligasi#sbn#investor#yield#surat utang#us treasury
Ingin membaca liputan lengkap di portal penerbit?

Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Kompas.

Buka Sumber di Kompas

Warta Terkini Lainnya