Gunung Anak Krakatau erupsi, masyarakat diimbau jauhi radius 2 km
Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda mengalami erupsi pada Jumat sore dengan kolom abu setinggi 250 meter di atas puncak yang bergerak ke arah utara dan barat laut. Erupsi berlangsung selama kurang lebih 3 menit 46 detik dengan status aktivitas Level II atau Waspada. Badan Geologi menganjurkan masyarakat dan wisatawan untuk tidak mendekati atau melakukan aktivitas dalam radius dua kilometer dari kawah aktif gunung tersebut.
Poin-Poin Utama
- Gunung Anak Krakatau mengalami erupsi pada Jumat sore.
- Erupsi tercatat terjadi pada pukul 16.17 WIB.
- Kolom abu vulkanik mencapai ketinggian 250 meter di atas puncak.
- Kolom abu teramati setinggi kurang lebih 407 meter di atas permukaan laut.
- Warna kolom abu terdiri dari kelabu, cokelat, hingga hitam.
- Kolom abu bergerak condong ke arah utara dan barat laut.
- Amplitudo maksimum seismogram tercatat 39 milimeter.
- Durasi erupsi berlangsung selama 3 menit 46 detik.
- Aktivitas erupsi masih terus berlangsung saat laporan disusun.
- Tingkat aktivitas gunung ditetapkan pada Status Level II atau Waspada.
- Masyarakat dan wisatawan diimbau tidak mendekati kawah dalam radius 2 kilometer.
- Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral melaporkan peristiwa ini.
- Pemantauan kawah dan aktivitas seismik terus dilakukan secara berkelanjutan.
- Gunung Anak Krakatau terletak di perairan Selat Sunda, Kabupaten Lampung Selatan, Lampung.
Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Antara News.