Pramono Buka Peluang Beasiswa LPDP Jakarta untuk Anak Disabilitas
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung membuka peluang bagi anak penyandang disabilitas untuk mendapatkan beasiswa melalui program LPDP Jakarta yang dapat dimanfaatkan untuk melanjutkan pendidikan hingga ke luar negeri. Pemerintah Provinsi DKI juga telah menyediakan 88 sekolah luar biasa (SLB) serta bantuan pendidikan melalui Kartu Jakarta Pintar (KJP) dan Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU). Pramono menekankan bahwa selain fasilitas, pemerintah juga perlu memberikan kepercayaan dan ruang bagi anak penyandang disabilitas untuk mengembangkan kemampuan mereka.
Poin-Poin Utama
- Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung membuka peluang beasiswa LPDP untuk anak penyandang disabilitas.
- Beasiswa tersebut dapat dimanfaatkan untuk melanjutkan pendidikan hingga ke luar negeri.
- Pengumuman disampaikan dalam pembukaan Special Kids Expo (SPEKIX) 2026.
- Acara berlangsung di Jakarta International Convention Center, Jakarta Pusat.
- Tanggal pelaksanaan kegiatan adalah Sabtu, 10 Oktober 2026.
- Jumlah beasiswa LPDP Jakarta yang direncanakan berkisar antara 50 hingga 75.
- Beasiswa ini terbuka bagi anak berkebutuhan khusus yang ingin kuliah di luar negeri.
- Pemrov DKI berkomitmen memberikan akses pendidikan yang inklusif bagi anak penyandang disabilitas.
- Saat ini terdapat 88 sekolah luar biasa (SLB) di Jakarta.
- Dari jumlah tersebut, 13 di antaranya merupakan SLB negeri dan 75 sisanya SLB swasta.
- Kartu Jakarta Pintar (KJP) diberikan sebagai bantuan pendidikan bagi keluarga tidak mampu.
- Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU) disediakan bagi mahasiswa yang membutuhkan.
- Pemrov DKI juga menekankan pentingnya memberikan kepercayaan bagi anak penyandang disabilitas.
- Harapannya program ini dapat memperluas kesempatan di bidang pendidikan maupun pekerjaan bagi mereka.
Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh DetikNews.