Banjir Kembali Melanda Wilayah Sumatera, Pemulihan Infrastruktur Terganggu
Sejumlah wilayah di Sumatera kembali dilanda banjir yang merusak infrastruktur seperti jalan dan jembatan saat proses rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana masih berlangsung, terutama di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Pemerintah akan melanjutkan penanganan melalui koordinasi lintas kementerian dengan Kementerian Pekerjaan Umum yang dijadwalkan memaparkan perkembangan perbaikan infrastruktur, serta Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman untuk membahas pembangunan hunian tetap bagi warga terdampak.
Poin-Poin Utama
- Banjir susulan kembali melanda sejumlah wilayah di Sumatera saat proses rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana masih berlangsung.
- Mendagri Tito Karnavian menyampaikan banjir susulan merusak infrastruktur di Sumatera mulai dari jalan hingga jembatan.
- Bencana susulan terjadi di wilayah Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
- Banjir susulan melanda Kota Padang dan Kabupaten Solok di Sumatera Barat.
- Banjir di Kabupaten Solok berdampak pada kantor bupati.
- Banjir susulan juga terjadi di Aceh Tenggara, Tapanuli Tengah, Aceh Tamiang, dan Pidie Jaya.
- Jalan longsor kembali dan jembatan terbawa banjir di Aceh.
- Rute dari Bireuen menuju Aceh Tengah mengalami banyak longsor.
- Tito menyampaikan hal ini di Kantor Kementerian Dalam Negeri, Jakarta, pada Kamis (15/10/2026).
- Bencana susulan kembali merusak wilayah yang masih menjalani proses pemulihan.
- Kondisi ini menambah pekerjaan pemerintah dalam memperbaiki infrastruktur.
- Pemerintah akan melanjutkan penanganan melalui koordinasi lintas kementerian.
- Kementerian PU dijadwalkan memaparkan perkembangan rehabilitasi dan rekonstruksi pada pekan berikutnya.
- Penanganan menyangkut masalah jalan, jembatan, dan sungai yang kena sedimen.
- Kementerian Dalam Negeri akan menggabungkan pemaparan Kementerian PU dengan Kementerian PKP untuk membahas infrastruktur dan hunian tetap bagi warga terdampak.
Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Liputan6.