Beranda Kamis, 15 Oktober 2026

!online

Hukum Netral

KPK Sita Uang Rp800 Juta dari Ketua GRIB Hercules Terkait Kasus Suap

Kamis, 15 Oktober 2026, 23:03 WIB Sumber: CNN Dibaca 13 kali
Ukuran:

KPK menyita uang tunai Rp800 juta dari Ketua GRIB Jaya Hercules Rozario Marshal terkait kasus dugaan suap pengurusan Hak Guna Bangunan PT Summarecon Agung Tbk di lingkungan Kementerian ATR/BPN. Uang tersebut diduga berasal dari PT SMC yang berkaitan dengan pengelolaan lahan di Bogor serta permintaan pembukaan blokir dan pengurusan HGB. KPK telah menetapkan delapan orang sebagai tersangka dalam kasus ini.

Poin-Poin Utama

  • KPK menyita uang tunai senilai Rp800 juta dari Ketua GRIB Jaya Hercules Rozario Marshal.
  • Penyitaan terkait kasus dugaan suap pengurusan Hak Guna Bangunan PT Summarecon Agung Tbk.
  • Penyitaan dilakukan pada hari Kamis, 15 Oktober.
  • Uang diserahkan oleh kuasa hukum kepada investigator di Gedung Merah Putih KPK.
  • Uang diduga diterima Hercules dari PT SMC.
  • Penyitaan berkaitan dengan pengelolaan lahan di wilayah Bogor.
  • PT SMC meminta pembukaan blokir dan pengurusan HGB.
  • Kasus ini diduga melibatkan tindak pidana korupsi penyuapan kepada oknum di lingkungan Kementerian ATR/BPN.
  • KPK menetapkan delapan orang sebagai tersangka.
  • Sontang Coin Manurung ditetapkan sebagai tersangka, Beliau merupakan Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Bogor I.
  • Fahd El Fouz alias Fahd A Rafiq ditetapkan sebagai tersangka, Beliau merupakan politikus Partai Golkar.
  • Arif Sugiyanto ditetapkan sebagai tersangka, Beliau merupakan mantan Bupati Kebumen.
  • Adrianto Pitojo Adhi ditetapkan sebagai tersangka, Beliau merupakan Presiden Direktur PT Summarecon Agung Tbk.
  • Lampri ditetapkan sebagai tersangka, Beliau merupakan Direktur Jenderal Pengendalian dan Penertiban Tanah dan Ruang Kementerian ATR/BPN.
  • Muhammad Fakhry, Erwin, dan Rizal Pahlevi ditetapkan sebagai keempat tersangka lainnya.
Tagar Terkait
#korupsi#kpk#suap#hgb#summarecon#pertanahan#kementerian atr/bpn#grib jaya#hercules marshal
Ingin membaca liputan lengkap di portal penerbit?

Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh CNN.

Buka Sumber di CNN

Warta Terkini Lainnya