Beranda Kamis, 15 Oktober 2026

!online

Hukum Netral

KPK: Nusron Wahid Belum Hadir Pemeriksaan Hingga Siang Ini

Kamis, 15 Oktober 2026, 12:03 WIB Sumber: CNN Dibaca 9 kali
Ukuran:

KPK menyatakan Menteri ATR/BPN Nusron Wahid belum hadir dalam pemeriksaan sebagai saksi hingga Kamis siang, meskipun telah dijadwalkan dan merupakan panggilan keduanya. Pemeriksaan tersebut terkait kasus dugaan korupsi pemerasan pengurusan Hak Guna Bangunan dan penerimaan lainnya di lingkungan Kementerian ATR/BPN, di mana KPK telah menetapkan delapan tersangka termasuk beberapa orang kepercayaan Nusron Wahid.

Poin-Poin Utama

  • Nusron Wahid belum hadir pemeriksaan KPK hingga Kamis 15 Oktober siang.
  • Nusron diperiksa sebagai saksi dalam kasus dugaan pemerasan pengurusan HGB di Kementerian ATR/BPN.
  • Pemeriksaan Nusron merupakan panggilan keduanya dari KPK.
  • Pekan lalu Nusron tidak hadir dalam panggilan pemeriksaan pertama.
  • Penyidik KPK menunggu kehadiran Nusron di Gedung Merah Putih.
  • KPK belum menerima konfirmasi apapun terkait kehadiran Nusron hingga siang.
  • KPK menetapkan delapan orang sebagai tersangka dalam kasus ini.
  • Sontang Coin Manurung adalah Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Bogor yang menjadi tersangka.
  • Fahd El Fouz alias Fahd A Rafiq adalah politikus Partai Golkar yang menjadi tersangka.
  • Arif Sugiyanto adalah mantan Bupati Kebumen yang menjadi tersangka.
  • Adrianto Pitojo Adhi adalah Presiden Direktur PT Summarecon Agung Tbk yang menjadi tersangka.
  • Lampri adalah Direktur Jenderal Pengendalian dan Penertiban Tanah dan Ruang Kementerian ATR/BPN yang menjadi tersangka.
  • Tiga tersangka lainnya adalah Muhammad Fakhry, Erwin, dan Rizal Pahlevi.
  • PT Summarecon Agung Tbk terkait dalam kasus dugaan suap pengurusan HGB.
  • Arif, Fahd, Erwin, dan Muhammad Fakhry disebut KPK sebagai orang kepercayaan Nusron Wahid.
Tagar Terkait
#kpk#nusron wahid#hgb#pemerasan#kementerian atr/bpn#pemeriksaan
Ingin membaca liputan lengkap di portal penerbit?

Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh CNN.

Buka Sumber di CNN

Warta Terkini Lainnya