Pernahkah Anda Renungkan Akhir Ayat Alquran Ditutup dengan Irama yang Sama? Ini Rahasianya
Zarkasyi dalam kitab Al-Burhan fi Ulum Al-Quran, fashilah merupakan salah satu cara Al-Quran membedakan dirinya dari bentuk tuturan lainnya, dan para ulama sepakat bahwa sajak yang tercela tidak terdapat dalam firman Allah SWT.
Poin-Poin Utama
- Banyak ayat-ayat terakhir dalam Al-Quran ditutup dengan rima yang sama.
- Surat Al-Ikhlas dan surat Al-Nas merupakan contoh surat yang dipungkasi dengan rima dan susunan huruf yang sama.
- Fenomena kesamaan rima di akhir ayat dalam kajian ilmu Al-Quran disebut fashilah.
- Fashilah adalah kata yang terletak di akhir ayat.
- Fashilah muncul pada tempat-tempat jeda dalam penyampaian kalimat untuk memperindah tuturan.
- Imam Al-Zarkasyi dalam kitabnya Al-Burhan fi Ulum Al-Quran menjelaskan bahwa fashilah membedakan Al-Quran dari bentuk tuturan lainnya.
- Fashilah disebut demikian karena dua rangkaian kalimat terpisah pada bagian tersebut, di mana akhir suatu ayat dipisahkan dari ayat sesudahnya.
- Istilah yang digunakan untuk kesamaan rima di akhir ayat adalah fashilah, bukan saj.
- Para ulama berbeda pendapat mengenai keberadaan saj dalam Al-Quran, namun perbedaan tersebut bersifat terminologis.
- Sajak para dukun yang tercela dan dilarang tidak terdapat dalam firman Allah SWT.
- Sajak yang baik dan benar terdapat dalam firman Allah, sabda Rasulullah SWT, serta perkataan para ahli bahasa Arab.
- Para ulama telah menjelaskan sejumlah manfaat fashilah Al-Quran.
- Imam Al-Qurthubi menjelaskan manfaat fashilah dalam kitab tafsirnya.
- Ibni Juzay menjelaskan tentang hal ini dalam karyanya Syarh Muqaddimah At-Tashil li Ulum At-Tanzil.
Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Republika.