Pemkot Bogor Pantau Kualitas Udara Harian Imbas Abu Vulkanik
Pemkot Bogor memantau dan mengumumkan kualitas udara harian imbas paparan abu vulkanik, dengan hasil terbaru kategori sedang (angka 83). Pemerintah meminjam alat pemantau dari KLH, membagikan 250 ribu masker, menyemprot jalan protokol dan fasilitas publik, membatasi aktivitas luar ruangan, serta menerapkan PJJ pada 7-8 September 2026 sebagai langkah antisipasi dampak kesehatan.
Poin-Poin Utama
- Pemkot Bogor pantau kualitas udara harian imbas abu vulkanik.
- Wakil Wali Kota Bogor Jenal Mutaqin umumkan kebijakan tersebut.
- Kualitas udara Kota Bogor tercatat angka 83 per Minggu malam.
- Angka 83 masuk kategori sedang atau biru.
- Informasi kualitas udara akan diperbarui setiap hari.
- KLH pinjamkan alat stasiun pemantau kualitas udara pada Senin (7/9).
- DLH Kota Bogor akan operasikan alat tersebut.
- Pemkot Bogor imbau masyarakat batasi aktivitas luar ruangan.
- Warga disarankan pilih olahraga dalam ruangan untuk sementara.
- Pemkot Bogor siapkan sekitar 250 ribu masker untuk dibagikan.
- Petugas kebersihan lakukan penyemprotan di jalan protokol, fasilitas publik, trotoar, dan tanaman.
- Penyemprotan mulai dimaksimalkan sejak Minggu malam.
- Dinas Kesehatan akan pantau dampak kesehatan lewat program Cek Kesehatan Gratis (CKG).
- Pemkot Bogor terapkan pembelajaran jarak jauh (PJJ) pada 7-8 September 2026.
- Kebijakan PJJ berlaku bagi seluruh peserta didik di Kota Bogor.
Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Republika.