Beranda Minggu, 13 September 2026

!online

Berita Netral

Update Sebaran Abu Vulkanik Anak Krakatau hingga Pagi Ini

Senin, 7 September 2026, 10:25 WIB Sumber: Liputan6 Dibaca 1 kali
Ukuran:

BMKG melaporkan sebaran ash vulkanik Anak Krakatau per 7 September 2026 pukul 07.00 WIB terbagi dua klaster: pada ketinggian 15.000 ft mengarah tenggara-barat laut mencakup Banten, Jawa Barat, Lampung, Bengkulu dan perairan sekitarnya, serta pada 50.000 ft mengarah barat daya-barat menjauhi Indonesia. Dampak erupsi 5 September 2026 masih terasa, debu di Bogor pagi ini masih tebal. Beberapa provinsi seperti Lampung, Jakarta, Banten, Depok, dan Bogor memberlakukan pembelajaran jarak jauh selama 2 hari untuk mengurangi dampak ash vulkanik.

Poin-Poin Utama

  • BMKG released latest data on volcanic ash spread from Anak Krakatau as of 07.00 WIB on Monday, September 7, 2026.
  • Two clusters of volcanic ash identified based on PVMBG, VVAC Darwin, and Himawari-9 RGB imagery analysis.
  • First ash cluster spread from surface up to 15,000 ft moving southeast-northwest toward parts of Banten, West Java, Lampung, and Bengkulu.
  • Ash spread also covers Indian Ocean west of Bengkulu, Lampung, Banten, and surrounding waters.
  • Second ash cluster spread from surface up to 50,000 ft moving southwest-west across Indian Ocean away from Indonesia.
  • Ash spread maps marked with yellow dashed lines and red polygons showing analyzed ash areas.
  • Products generated based on volcano activity information from VAAC Darwin.
  • Eruption of Mount Anak Krakatau occurred Saturday (5/9/2026) early morning.
  • Thick volcanic ash still felt on house floors in Bogor on Monday morning (7/9/2026).
  • Distance learning (PJJ) implemented in Lampung, Jakarta, Banten, Depok, and Bogor.
  • Several provinces decided to apply PJJ for 2 days while monitoring ash spread developments.
Tagar Terkait
#abu vulkanik#erupsi#anak krakatau#bmkg#banten#pvmbg#lampung#bengkulu#sekolah daring#vvac darwin
Ingin membaca liputan lengkap di portal penerbit?

Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Liputan6.

Buka Sumber di Liputan6

Warta Terkini Lainnya