Kondisi Terkini Erupsi Anak Krakatau, Terdengar Dentuman dari Pos Pasauran
Gunung Anak Krakatau masih mengalami erupsi dengan status level III siaga sejak 4 September 2026, ditandai dentuman dan gemuruh terdengar dari Pos Pantau Pasauran. Erupsi ini berupa "Lava Fontain" atau lava air mancur dengan satu kali gempa letusan beramplitudo 70 mm. Masyarakat dilarang mendekati atau beraktivitas dalam radius 3 km dari kawah aktif.
Poin-Poin Utama
- Gunung Anak Krakatau berstatus level III atau siaga.
- Erupsi berlangsung sejak 4 September 2026 pukul 23.07 WIB.
- Dentuman terdengar dari Pos Pantau Pasauran pada 6 September 2026.
- Pengamatan dilakukan pada pukul 18.00-24.00 WIB.
- Cuaca berawan hingga mendung selama periode pengamatan.
- Kabut menutupi gunung api dengan intensitas 0-III.
- Asap kawah tidak teramati selama pengamatan.
- Angin bertiup lemah hingga sedang ke arah utara dan barat laut.
- Satu gempa letusan tercatat dengan amplitudo 70 mm.
- Jenis erupsi diidentifikasi sebagai 'Lava Fountain' atau lava air mancur.
- Gemuruh terdengar dari Pos GAK Pasauran.
- Suhu udara berkisar 27,2-27,8°C.
- Kelembaban udara tercatat 69-73%.
- Masyarakat dilarang mendekati dalam radius 3 km dari kawah aktif.
- Pengunjung dan pendaki diminta tidak beraktivitas di sekitar gunung.
Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh DetikNews.