Gili Trawangan Krisis Air Bersih, Ratusan Wisatawan Pilih Check Out Dini
Krisis air bersih di Gili Trawangan, Lombok NTB, menyebabkan ratusan wisatawan memilih check out dini. Pasokan air berhenti total sejak Kamis (3/9), memaksa pengelola hotel menguras kolam renang untuk kebutuhan sanitasi. Para pelaku wisata akan menyurati Presiden untuk mencari solusi permanen atas masalah yang bukan pertama kali terjadi.
Poin-Poin Utama
- Krisis air bersih melanda kawasan wisata Gili Trawangan, Lombok Utara, NTB.
- 300 wisatawan memilih check out lebih awal dari Gili Trawangan.
- Pasokan air bersih terhenti total sejak Kamis (3/9) pukul 00.00 WITA.
- Beberapa hotel menguras kolam renang untuk memenuhi kebutuhan sanitasi dasar.
- Upaya mendatangkan air dari Lombok terkendala biaya operasional tinggi.
- Volume air dari daratan Lombok belum mencukupi kebutuhan seluruh pulau.
- Gili Trawangan sedang berada pada puncak musim kunjungan (high season).
- Angka kunjungan mencapai lebih dari 3.000 orang per hari.
- Para pelaku wisata berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Lombok Utara.
- Para pelaku wisata berkoordinasi dengan Gubernur NTB.
- Pelaku wisata direncanakan mengirim surat kepada Presiden.
- Draf surat protes sudah disiapkan dan siap dikirim ke Jakarta.
- Lalu Kusnawan adalah Ketua IHGMA NTB dan Ketua Asosiasi Hotel Gili Trawangan.
- Situasi ini bukan pertama kalinya terjadi di Gili Trawangan.
- Kusnawan menyatakan belum mengetahui kapan kondisi akan pulih.
Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Media Indonesia.