Beranda Minggu, 13 September 2026

!online

Hukum Netral

Polisi Buru Dalang Utama Dibalik Produksi Sinte Senilai Rp15 Miliar di Bandung Barat

Rabu, 9 September 2026, 00:54 WIB Sumber: Republika Dibaca 1 kali
Ukuran:

Satuan Reserse Narkoba Polres Cimahi menggerebek rumah di Kabupaten Bandung Barat yang digunakan untuk memproduksi tembakau sintetis seberat 150 kilogram senilai Rp15 miliar dan menangkap dua tersangka kakak-beradik sebagai pembuat. Polisi kini memburu pemilik akun Instagram berinisial NM yang merupakan dalang utama dan penyewa rumah tersebut, yang memerintahkan keduanya untuk meracik sinte dalam jumlah besar.

Poin-Poin Utama

  • Polisi gerebek rumah produksi sinte di Perumahan Pangauban Silih Asih, Desa Pangauban, Kecamatan Batujajar, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat.
  • Lokasi tepat di RT 03, RW 14.
  • Penggrebekan dilakukan Satuan Reserse Narkoba Polres Cimahi pada Selasa (8/9/2026).
  • Barang bukti sinte seberat 150 kilogram atau 1,5 kwintal disita polisi.
  • Nilai barang bukti ditaksir mencapai Rp15 miliar.
  • Polisi memburu pemilik akun Instagram berinisial NM sebagai dalang produksi.
  • Dua tersangka kakak-beradik sudah diamankan: Reza Mulki Firmansyah (30) dan Arief Ichwan Sabar (31).
  • Kedua tersangka berperan sebagai eksekutor peracik sinte dalam jumlah besar.
  • Mereka disebut bandar besar spesialis meracik sinte.
  • Rumah tersebut dikontrak NM sekitar sebulan sebelum penggrebekan.
  • Bahan dan peralatan peracik sudah tersedia di lokasi saat tersangka berada di rumah.
  • Pernyataan datang dari Kapolres Cimahi, AKBP Moh. Faruk Rozi.
  • Keterangan tambahan diberikan Kepala Satuan Reserse Narkoba Polres Cimahi, Iptu Reyhan Kusumah.
  • Kedua kakak-beradik mengakui mendapat perintah langsung dari NM untuk meracik sinte.
  • NM saat ini dalam proses pengejaran polisi.
Tagar Terkait
#narkotika#bandung barat#tembakau sintetis#polres cimahi#sinte#pengedar narkotika
Ingin membaca liputan lengkap di portal penerbit?

Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Republika.

Buka Sumber di Republika

Warta Terkini Lainnya