Inggris Sanksi Pemukiman Ilegal di Tepi Barat, Hubungan Diplomatik dengan Israel Memanas
Inggris resmi menjatuhkan sanksi terhadap pemukiman ilegal Israel di Tepi Barat sebagai respons atas tuduhan praktik pembersihan etnik terhadap warga Palestina, bersamaan dengan pernyataan bersama bersama Prancis, Kanada, dan 11 negara lain yang mendukung solusi dua negara. Sanksi tersebut mencakup pelarangan barang hasil pemukiman, larangan iklan di Inggris, dan tindakan hukum terhadap pihak yang mendukung ekspansi pemukiman, dengan dalih pelanggaran terhadap hukum internasional sebagaimana pendapat ICJ 2024. Israel membalas dengan menutup Konsulat Inggris di Jerusalem Timur, melarang 11 anggota parlemen Inggris masuk, menghentikan pelatihan pasukan Otoritas Palestina oleh Inggris, dan menarik perwakilan Inggris dari Pusat Dukungan Gaza, sementara AS melalui Sekretaris Negara Marco Rubio menyatakan tidak akan mengikuti langkah Inggris.
Poin-Poin Utama
- Inggris resmi menjatuhkan sanksi terhadap pemukiman ilegal Israel di Tepi Barat.
- Menteri Luar Negeri Inggris Ed Miliband mengumumkan kebijakan tersebut di parlemen.
- Sanksi mencakup larangan barang hasil pemukiman dan tindakan hukum bagi perusahaan serta individu pendukung ekspansi pemukiman.
- Inggris melarang iklan pemukiman ilegal Tepi Barat di wilayahnya.
- Miliband menyebut pendudukan Tepi Barat melanggar hukum internasional, merujuk pada Opini ICJ tahun 2024.
- Menteri Luar Negeri Israel Gideon Saar menuduh Miliband menyebarkan kebohongan dan menyebut pemerintahan Partai Buruh bermusuhan terhadap Israel.
- Israel menutup Konsulat Inggris di Jerusalem Timur sebagai balasan.
- Israel melarang masuk 11 anggota parlemen Inggris, termasuk Jeremy Corbyn dan Diane Abbott.
- Israel menghentikan kegiatan pelatihan pasukan Otoritas Palestina oleh Inggris di Tepi Barat.
- Israel menarik perwakilan Inggris dari Pusat Dukungan Gaza Internasional di Kiryat Gat.
- Inggris mengeluarkan pernyataan bersama dengan Prancis dan Kanada, didukung 11 negara termasuk Denmark, Spanyol, Irlandia, dan Norwegia.
- Pernyataan bersama merespons rencana pembangunan 1.200 rumah pemukiman baru di area strategis E1 demi melindungi solusi dua negara.
- Amerika Serikat melalui Menlu Marco Rubio menolak mengikuti langkah Inggris.
- Duta besar pilihan Trump untuk Israel, Mike Huckabee, memperingatkan dampak ekonomi besar bagi bisnis Inggris.
- Sekitar 700.000 pemukim Yahudi tinggal di 160 pemukiman, berhadapan dengan sekitar 3,3 juta warga Palestina di Tepi Barat.
Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Media Indonesia.