Beranda Minggu, 13 September 2026

!online

Hukum Netral

Dugaan Keracunan MBG di Jateng Kembali Terulang, 231 Orang di Pati Jadi Korban

Rabu, 9 September 2026, 22:29 WIB Sumber: Kompas Dibaca 1 kali
Ukuran:

Kasus dugaan keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali terjadi di Jawa Tengah, menimpa 231 siswa dan guru di tiga sekolah di Kabupaten Pati seusai menyantap menu nasi bakar dan telur ceplok dari SPPG Gembong 1. Kasus serupa juga muncul di Kabupaten Rembang (40 orang di MTs Negeri 1 Lasem) dan Blora (137 siswa-guru di SMAN 1 Tunjungan), menambah daftar rentetan keracunan MBG dalam sepekan terakhir di wilayah tersebut. Badan Gizi Nasional dituntut menghentikan sementara program MBG untuk membenahi tata kelola dan pengawasan, sementara sampel makanan serta korban tengah diuji di laboratorium kesehatan provinsi.

Poin-Poin Utama

  • Sebanyak 231 siswa dan guru dari tiga sekolah di Kabupaten Pati mengeluhkan dugaan keracunan seusai menyantap menu MBG.
  • Gejala yang dilaporkan meliputi mual, muntah, diare, pusing, lemas, dan sesak napas.
  • Ponsel tersebut dikirimkan untuk dilakukan observasi di fasilitas kesehatan.
  • Sebanyak 231 orang itu mulai mengeluhkan gejala pada Selasa (8/9/2026) sore.
  • Sebagian korban mendapat penanganan di Puskesmas Gembong, RSUD RAA Soewondo, dan RS Mitra Bangsa.
  • Menu MBG yang disantap korban di Pati berupa nasi bakar dan telur ceplok.
  • Satu SPPG Gembong 1 menyuplai menu MBG yang disantap korban di Pati.
  • Petugas mengambil sampel makanan, muntahan, dan feses untuk pengujian laboratorium di Semarang.
  • Sebanyak 40 orang di MTs Negeri 1 Lasem mengeluhkan mulas dan diare.
  • Lima orang dari MTs Negeri 1 Lasem dibawa ke Puskesmas Lasem, dengan dua orang dirawat inap.
  • Pada Kamis (3/9/2026), sebanyak 777 orang di SMAN 1 Lasem dilaporkan mengalami keracunan pangan, dan 11 orang dirawat inap.
  • Sebanyak 271 orang dari MAN 2 Rembang mengeluhkan gejala keracunan pangan, dan 13 orang dirawat inap.
  • Sebanyak 137 siswa dan guru di SMAN 1 Tunjungan, Blora, mengeluhkan diare, pusing, mual, dan muntah seusai menyantap MBG.
  • Dalam sepekan terakhir, Rembang mencatat tiga kasus keracunan pangan, tetapi belum ditetapkan sebagai kejadian luar biasa.
  • Badan Gizi Nasional berwewenang menghentikan sementara operasionalisasi SPPG selama pemeriksaan dugaan keracunan.
Tagar Terkait
#mbg#makan bergizi gratis#jawa tengah#sppg#badan gizi nasional#keracunan#blora#pati#rembang
Ingin membaca liputan lengkap di portal penerbit?

Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Kompas.

Buka Sumber di Kompas

Warta Terkini Lainnya