BNN sebut narkotika cair jadi modus kejahatan yang diwaspadai
BNN mengingatkan tentang peningkatan modus kejahatan narkotika dalam bentuk cair yang semakin beragam, termasuk temuan 3,37 ton kuncup bunga ganja asal Thailand yang diekspor ke Eropa untuk diekstrak menjadi narkotika cair serta penyelundupan etomidate dan sabu dalam bentuk cair melalui rokok elektrik atau vape. Dari 1.745 sampel rokok elektrik yang diuji laboratorium BNN, 1.716 sampel terdeteksi mengandung narkotika jenis baru (NPS), yang menunjukkan ancaman serius terhadap generasi muda. BNN mendorong pelarangan penggunaan rokok elektrik di lingkungan perusahaan dan Garuda Indonesia berkomitmen menjaga lingkungan kerja bebas narkotika.
Poin-Poin Utama
- Kepala BNN Komjen Pol Suyudi Ario Seto menyebut narkotika cair sebagai modus kejahatan yang perlu diwaspadai.
- BNN mengungkap hampir 8 ton narkotika dalam kurun waktu dua bulan terakhir.
- Pengungkapan tersebut meliputi empat kasus besar yang ditangani BNN.
- BNN menemukan sekitar 3,37 ton kuncup bunga ganja asal Thailand.
- Kuncup bunga ganja tersebut diekspor ke Eropa untuk kemudian diekstrak menjadi narkotika cair.
- BNN mengungkap kasus penyelundupan etomidate dan sabu dalam bentuk cair.
- Modus peredaran narkotika melalui rokok elektrik menyasar kalangan anak-anak.
- BNN merekomendasikan pelarangan penggunaan rokok elektrik secara total.
- Laboratorium BNN telah memeriksa 1.745 sampel rokok elektrik.
- Sebanyak 1.716 sampel rokok elektrik terdeteksi mengandung NPS.
- Kandungan kimia dalam rokok elektrik berisiko menimbulkan gangguan kesehatan serius.
- BNN mendorong pelarangan rokok elektrik di lingkungan perusahaan.
- Imbauan BNN disampaikan kepada PT Garuda Indonesia di Tangerang, Banten.
- Sosialisasi peredaran narkotika di lingkungan Garuda Indonesia berlangsung pada 9 September.
- Para pegawai Garuda Indonesia menjalani tes urine sebagai deteksi dini.
Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Antara News.