Rupiah menguat dipengaruhi cadangan devisa Indonesia yang tetap kuat
Rupiah ditutup menguat 12 poin menjadi Rp17.887 per dolar AS pada perdagangan Rabu. Penguatan tersebut didorong oleh cadangan devisa Indonesia yang tetap kuat di 146,3 miliar dolar AS, setara pembiayaan 5,3 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah. Kondisi ini ditopang pelemahan dolar AS dan ekspektasi sikap dovish The Fed, meskipun ruang penguatan tetap berpotensi terbatas menunggu sinyal kebijakan The Fed.
Poin-Poin Utama
- Rupiah ditutup menguat 12 poin atau 0,07% menjadi Rp17.887 per dolar AS pada perdagangan Senin.
- Posisi sebelumnya berada di level Rp17.899 per dolar AS.
- Cadangan devisa Indonesia tercatat 146,3 miliar dolar AS pada September.
- Jumlah tersebut turun tipis dari 146,5 miliar dolar AS pada bulan sebelumnya.
- Cadangan devisa setara pembiayaan 5,3 bulan impor.
- Cadangan devisa juga setara 5,2 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah.
- Standar kecukupan internasional sekitar tiga bulan.
- Kurs JISDOR bergerak menguat ke level Rp17.880 per dolar AS.
- Posisi sebelumnya Rp17.910 per dolar AS.
- Penguatan rupiah didorong pelemahan dolar AS dan ekspektasi sikap dovish The Fed.
- Posisi eksternal Indonesia masih terjaga.
- Pasar menunggu sinyal dari risalah rapat FOMC.
- Pasar juga menanti perkembangan kebijakan The Fed.
- DXY dan sentimen global menjadi faktor penentu arah rupiah jangka pendek.
Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Antara News.