Beranda Kamis, 15 Oktober 2026

!online

Ekonomi Netral

Trade Expo Indonesia 2026 Perkuat Strategi Tembus Pasar Ekspor Baru

Kamis, 15 Oktober 2026, 08:07 WIB Sumber: Kompas Dibaca 9 kali
Ukuran:

Trade Expo Indonesia (TEI) 2026 diselenggarakan di ICE BSD, Tangerang, pada 14-18 Oktober 2026 dengan target transaksi 17,5 miliar dolar AS dan diikuti 1.873 exhibitor dari lima kategori produk. Pada hari pertama, 168 nota kesepahaman bernilai 13,2 miliar dolar AS telah ditandatangani dengan buyer dari 22 negara, sedangkan ekspor Indonesia pada Januari-Agustus 2026 mencapai 193,64 miliar dolar AS dengan surplus perdagangan 7,25 miliar dolar AS. Pemerintah menekankan pentingnya hilirisasi, energi bersih, serta peningkatan produktivitas dan daya saing produk dalam negeri untuk memperluas pasar ekspor baru.

Poin-Poin Utama

  • Trade Expo Indonesia ke-41 diselenggarakan di Hall 2-10 ICE BSD, Tangerang, Banten, pada 14-18 Oktober 2026.
  • Pameran diikuti oleh 1.873 exhibitor dengan target 30.000 pengunjung.
  • Target total transaksi TEI 2026 ditetapkan sebesar 17,5 miliar dolar AS.
  • Pameran ini terbagi dalam lima kategori produk utama.
  • Tema yang diusung pada TEI 2026 adalah 'The Ultimate Hub for Global Sourcing'.
  • Pada hari pertama, 168 nota kesepahaman bernilai 13,2 miliar dolar AS ditandatangani dengan buyer dari 22 negara.
  • Nilai ekspor Indonesia pada Januari-Agustus 2026 mencapai 193,64 miliar dolar AS atau tumbuh 4,74 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
  • Neraca perdagangan Indonesia mencatat surplus sebesar 7,25 miliar dolar AS hingga Agustus 2026.
  • Pada TEI 2025, transaksi yang tercapai sebesar 22,8 miliar dolar AS dari target 16,4 miliar dolar AS.
  • TEI 2026 disinergikan dengan Pangan Nusa Expo 2026 di Hall 1 ICE BSD.
  • Pameran menampilkan produk manufaktur, kerajinan tangan, kosmetik, pakaian, dekorasi, dan otomotif.
  • Pembukaan TEI 2026 dihadiri oleh Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi Bahlil Lahadalia yang mewakili Presiden Prabowo.
  • Bahlil Lahadalia menekankan pentingnya hilirisasi untuk meningkatkan nilai tambah sumber daya alam Indonesia.
  • Bahlil menyatakan produk dengan energi hijau dan industri hijau memiliki nilai lebih tinggi di pasar global.
  • Zulkifli Hasan menekankan perluasan pasar ekspor harus didukung peningkatan produktivitas dan daya saing produk dalam negeri.
Tagar Terkait
#ekspor#hilirisasi#perdagangan internasional#trade expo indonesia#tei 2026#pameran dagang
Ingin membaca liputan lengkap di portal penerbit?

Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Kompas.

Buka Sumber di Kompas

Warta Terkini Lainnya