Sekolah di Jabar Terdampak Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Diizinkan PJJ
Sekolah di Jawa Barat yang terdampak abu vulkanik Gunung Anak Krakatau diizinkan melaksanakan pembelajaran jarak jauh (PJJ) mulai 7 September 2026 berdasarkan Surat Edaran Gubernur, guna meminimalkan risiko paparan abu vulkanik terutama saat transportasi menggunakan kendaraan roda dua. Pemerintah Provinsi Jabar juga menyiapkan posko, mengaktifkan fasilitas kesehatan, serta menginstruksikan Dinkes menjamin ketersediaan masker, APD, dan obat-obatan, sambil meminta warga mengurangi aktivitas luar ruangan dan membasahi abu sebelum dibersihkan. Langkah PJJ ini mendapat respons positif dari warga karena dianggap dapat mengurangi risiko kesehatan sekaligus menjadi bentuk adaptasi mitigasi bencana gunung meletus.
Poin-Poin Utama
- Sekolah di Jawa Barat terdampak abu vulkanik Gunung Anak Krakatau diizinkan menerapkan pembelajaran jarak jauh (PJJ).
- Izin PJJ tertuang dalam Surat Edaran Gubernur Jawa Barat tertanggal 6 September 2026.
- Surat edaran berlaku mulai Senin, 7 September 2026.
- Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengeluarkan SE untuk melindungi peserta didik dan warga satuan pendidikan.
- Abu vulkanik Anak Krakatau dilaporkan turun di Kota Bekasi, Kabupaten Bekasi, Kota Bogor, Kabupaten Bogor, Kota Bandung, Kabupaten Bandung, dan Kota Cimahi.
- Pemerintah Provinsi Jawa Barat menyiapkan posko dan lokasi pengungsian.
- Kesiapsiagaan puskesmas, rumah sakit, pos kesehatan, dan fasilitas pelayanan kesehatan diaktifkan.
- Dinkes diinstruksikan memastikan ketersediaan tenaga kesehatan, ambulans, oksigen, oksimeter, obat-obatan, masker, respirator, dan APD.
- Dinkes diwajibkan melaksanakan surveilans harian terhadap gangguan pernapasan, asma, iritasi mata, gangguan kulit, cedera, dan dampak kesehatan lainnya.
- Warga diminta mengurangi aktivitas luar ruangan dan tetap di rumah bila tidak ada keperluan mendesak.
- Pembersihan rumah atau fasilitas umum disarankan dengan membasahi abu terlebih dahulu.
- Wali Kota Bandung Muhammad Farhan menyebut transportasi roda dua menuju sekolah meningkatkan risiko paparan abu vulkanik.
- Wali Kota Bandung meminta warga, terutama anak-anak, tetap menggunakan masker.
- Warga Cibeunying, Kota Bandung, Wahyudi (35) mendukung penerapan PJJ.
- Wahyudi khawatir anaknya terpapar abu vulkanik saat berangkat sekolah dengan kendaraan roda dua.
Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Kompas.