BNPB Siapkan Tiga Strategi Modifikasi Cuaca untuk Luruhkan Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau
BNPB kerahkan operasi modifikasi cuaca (OMC) untuk luruhkan abu vulkanik Gunung Anak Krakatau yang ganggu penerbangan di empat provinsi (DKI Jakarta, Jawa Barat, Lampung, Sumatra Selatan). Setelah gagal Minggu (6/9) karena bandara tertutup, BNPB siapkan tiga strategi pada Senin (7/9): siagakan tim di Pondok Cabe, operasi dari Bandara Kertajati, dan geser pesawat dari Kalimantan ke Bandara Ahmad Yani Semarang sebagai cadangan.
Poin-Poin Utama
- BNPB conducted weather modification operation (OMC) to dissipate volcanic ash from Mount Anak Krakatau.
- BNPB head Suharyanto announced three OMC strategies on Monday (7/9).
- First strategy deploys one OMC team at Pondok Cabe, South Tangerang.
- Second strategy operates from Kertajati International Airport in Majalengka, West Java.
- Third strategy relocates OMC aircraft from Kalimantan to Ahmad Yani Airport in Semarang.
- OMC execution on Sunday (6/9) failed because volcanic ash closed multiple airports.
- Volcanic ash disrupted flights across at least four provinces.
- Affected provinces: DKI Jakarta, West Java, Lampung, and South Sumatra.
- Ahmad Yani Airport in Semarang remained operational during the ash spread.
- Kertajati Airport was declared reopened for operations.
- OMC aims to induce rainfall to precipitate airborne volcanic particles.
- Goal of OMC: restore airspace conditions and prevent further flight disruptions.
Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Media Indonesia.