Beranda Minggu, 13 September 2026

!online

Peristiwa Netral

Strategi Pramono Redam Abu Vulkanik Anak Krakatau di Jakarta

Senin, 7 September 2026, 23:13 WIB Sumber: Liputan6
Ukuran:

gedung yang memiliki fasilitas water mist untuk mengaktifkannya guna mengurangi dampak sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau, dengan penyemprotan dilakukan hingga 8 September 2026 bersama Gulkarmat, BPBD, dan Satpol PP. Pramono menyebut sebaran abu vulkanik di Jakarta telah menurun signifikan meski masih ditemukan di beberapa wilayah. Pemerintah juga menyiapkan opsi Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) yang bergantung pada kondisi awan, dengan rencana serupa dari pemerintah pusat.

Poin-Poin Utama

  • Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung minta gedung dengan fasilitas water mist aktifkan untuk kurangi sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau.
  • Pemprov DKI lakukan penyemprotan water mist hingga Selasa, 8 September 2026.
  • Penyemprotan water mist bagian dari mitigasi abu vulkanik di sejumlah wilayah Jakarta.
  • Pernyataan Pramono disampaikan di Balai Kota Jakarta pada Senin, 7 September 2026.
  • Pelaksanaan mitigasi libatkan Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat).
  • Pelaksanaan mitigasi libatkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).
  • Pelaksanaan mitigasi libatkan Satpol PP.
  • Pramono nyatakan sebaran abu vulkanik di Jakarta alami penurunan signifikan.
  • Abu vulkanik masih ditemukan di beberapa wilayah Jakarta.
  • Pemerintah siapkan opsi Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) sebagai langkah lanjutan.
  • Pelaksanaan OMC bergantung pada kondisi awan yang mendukung.
  • Rencana OMC pada 7 September 2026 belum terlaksana karena faktor cuaca.
  • Pemerintah pusat juga merencanakan OMC pada periode yang sama.
  • Prediksi peluang awan mendukung OMC pada tanggal 7-8 September 2026.
  • Gunung Anak Krakatau menjadi sumber abu vulkanik yang terdampak ke Jakarta.
Tagar Terkait
#abu vulkanik#anak krakatau#mitigasi bencana#dki jakarta#pramono anung#operasi modifikasi cuaca#water mist
Ingin membaca liputan lengkap di portal penerbit?

Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Liputan6.

Buka Sumber di Liputan6

Warta Terkini Lainnya