BNPB Gunakan Water Mist hingga 1 Ton Garam Atasi Abu Anak Krakatau
BNPB melakukan modifikasi cuaca di Banten, Jawa Barat, DKI Jakarta, dan Lampung untuk mengurangi polutan abu vulkanik dari erupsi Gunung Anak Krakatau. Pada 7 September 2026, BNPB menggunakan metode cloud seeding dengan menyemprotkan 650 liter air dan 350 kg kalsium klorida dari pesawat. Pada 8 September 2026, BNPB melanjutkan operasi dari Bandara Pondok Cabe menggunakan metode water mist dengan 2.000 liter air dan surfaktan, serta menyemai 1.000 kg garam untuk memicu hujan.
Poin-Poin Utama
- BNPB kerahkan modifikasi cuaca atasi sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau.
- Wilayah terdampak: Banten, Jawa Barat, DKI Jakarta, Lampung.
- Jadwal operasi: Senin (7/9/2026) dan Selasa (8/9/2026).
- Senin (7/9/2026): metode cloud seeding.
- Campuran cloud seeding: air + Kalsium Klorida (CaCl2).
- Pesawat sebar 650 liter air + 350 kg CaCl2.
- Lokasi penyemaian Senin: perbatasan Jawa Barat-Jawa Tengah.
- Selasa (8/9/2026): metode water mist.
- Campuran water mist: 2.000 liter air + Surfaktan.
- Tujuan water mist: perangkap polutan abu dengan air.
- Selasa juga dilakukan penyemaian natrium klorida (NaCl).
- NaCl disebar 1.000 kg dalam satu sorti penerbangan.
- Pesawat sortir dari Pondok Cabe Selasa.
- Pesawat Senin berangkat dari Semarang.
- Bandara Pondok Cabe tutup Senin, buka kembali Selasa.
Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Liputan6.