Haedar Nashir: KPK Harus Usut Tuntas Dugaan Korupsi Pengadaan di BNPB
Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir berharap KPK mengusut tuntas dugaan korupsi pengadaan barang dan jasa di lingkungan BNPB setelah Operasi Tangkap Tangan yang mengamankan 14 orang termasuk Sekretaris Utama BNPB Rustian dan 13 pejabat pembuat komitmen serta pihak swasta. KPK menyita uang tunai sekitar Rp1,4 miliar dan logam mulia dalam operasi yang berkaitan dengan pengelolaan keuangan penanggulangan bencana tersebut. Haedar menyatakan korupsi dalam pengelolaan bencana harus ditangani secara tegas melalui proses penegakan hukum sebagai bagian dari komitmen pemberantasan korupsi.
Poin-Poin Utama
- Haedar Nashir berharap KPK mengusut tuntas dugaan korupsi di lingkungan BNPB.
- Harapan masyarakat terhadap pemberantasan korupsi yang lebih sistematis menjadi perhatian Haedar.
- Penanganan perkara tersebut sepenuhnya menjadi kewenangan KPK.
- Muhammadiyah selama ini memberikan perhatian terhadap penanganan bencana dan pemberantasan korupsi.
- Muhammadiyah terlibat langsung dalam membantu masyarakat terdampak bencana.
- Haedar menilai pemberantasan korupsi merupakan bagian dari komitmen pemerintah.
- KPK mengamankan 14 orang dalam operasi tangkap tangan terkait dugaan korupsi di BNPB.
- Salah satu yang diamankan adalah Sekretaris Utama BNPB Rustian.
- Tiga belas orang lainnya berasal dari unsur pejabat pembuat komitmen dan pihak swasta.
- Operasi tangkap tangan tersebut berkaitan dengan dugaan korupsi pengadaan barang dan jasa.
- KPK mengamankan uang tunai sekitar Rp1,4 miliar.
- KPK juga mengamankan logam mulia dalam operasi tersebut.
- KPK menyatakan akan melakukan gelar perkara untuk menentukan status hukum pihak-pihak yang diamankan.
Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Media Indonesia.