Beranda Minggu, 13 September 2026

!online

News Netral

BNPB Siapkan OMC Luruhkan Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau

Senin, 7 September 2026, 09:10 WIB Sumber: Republika
Ukuran:

BNPB menyiapkan operasi modifikasi cuaca (OMC) untuk meluruhkan ash vulkanik Gunung Anak Krakatau yang tersebar di Jakarta, Banten, dan Lampung, dengan pesawat sudah disiapkan di Pondok Cabe menunggu kondisi cuaca dan keselamatan penerbangan memungkinkan. Sebanyak 42 penerbangan di Bandara Ngurah Rai Bali terganggu akibat peningkatan aktivitas vulkanik tersebut, sementara beberapa bandara masih ditutup atau mengalami gangguan untuk antisipasi risiko. BNPB telah berkoordinasi dengan BPBD terdampak, mengirimkan personel ke lapangan, dan meminta pemda memastikan kesiapan perangkat penanggulangan bencana meski belum ada daerah yang menetapkan status kedaruratan.

Poin-Poin Utama

  • BNPB prepares weather modification operation (OMC) to disperse volcanic ash from Mount Anak Krakatau across Jakarta, Banten, and Lampung.
  • OMC execution depends on weather conditions and flight safety due to ongoing volcanic ash impacts on airports.
  • Aircraft for OMC positioned at Pondok Cabe, ready for deployment when conditions allow.
  • Head of BNPB Suharyanto announced OMC plans on Monday (7/9/2026).
  • OMC uses cloud seeding to pull volcanic ash material from the atmosphere.
  • BNPB also deploying water mist technique to increase rainfall probability in affected areas.
  • Ngurah Rai International Airport in Badung, Bali recorded 42 flight cancellations and schedule adjustments by Sunday afternoon (6/9/2026).
  • Multiple airports remain closed or experiencing operational disruptions as precaution against volcanic material risk.
  • BNPB conducted online coordination meetings with regional disaster agencies (BPBD) in ash-affected areas.
  • BNPB deployed personnel to affected locations to monitor community conditions and local government readiness.
  • Suharyanto instructed local governments to ensure early warning systems, including sirens, are operational.
  • Local governments directed to prepare evacuation sites, contingency plans, and food and basic supply stocks.
  • No affected regional government has declared a disaster emergency status as of the report.
  • BNPB continues coordinating with relevant ministries and agencies to anticipate further volcanic activity impacts.
  • Mount Anak Krakatau eruption activity drove the flight disruptions and ash spread.
Tagar Terkait
#gunung anak krakatau#abu vulkanik#erupsi#bnpb#bandara#omc
Ingin membaca liputan lengkap di portal penerbit?

Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Republika.

Buka Sumber di Republika

Warta Terkini Lainnya