Beranda Minggu, 13 September 2026

!online

Kesehatan Negatif

Abu Anak Krakatau Ancam Kesehatan 3,3 Juta Lansia

Senin, 7 September 2026, 11:57 WIB Sumber: Liputan6 Dibaca 1 kali
Ukuran:

Kementerian Kesehatan memperkirakan sekitar 3,3 juta lansia berisiko mengalami gangguan kesehatan akibat erupsi Gunung Anak Krakatau, karena kandungan silika tajam pada abu vulkanik berbahaya bagi paru-paru, mata, dan kulit. Lansia rentan mengalami ISPA, asma, PPOK, gangguan kardiovaskular, iritasi, serta beban psikologis akibat paparan dan evakuasi. Masyarakat diimbau menggunakan masker N95/KN95 dan kacamata pelindung, sementara fasilitas kesehatan diminta menyiapkan oksigen, obat ISPA, salep kulit, dan obat tetes mata untuk menekan risiko komplikasi.

Poin-Poin Utama

  • Kementerian Kesehatan memperkirakan 3,3 juta lansia berisiko mengalami gangguan kesehatan akibat erupsi Gunung Anak Krakatau.
  • Abu vulkanik mengandung silika tajam yang membahayakan paru-paru, mata, dan kulit.
  • Abu vulkanik yang bercampur air dapat mengeras seperti semen dan membutuhkan penanganan khusus saat dibersihkan.
  • Dampak kesehatan pada lansia antara lain ISPA, sesak napas, serta memburuknya asma dan PPOK.
  • Paparan partikel halus dapat memicu peradangan pada saluran pernapasan lansia.
  • Lansia berpotensi mengalami gangguan kardiovaskular seperti kenaikan tekanan darah, serangan jantung, dan stroke.
  • Abu vulkanik dapat menyebabkan mata perih, berair, iritasi, serta kulit gatal dan peradangan.
  • Paparan berkepanjangan, evakuasi mendadak, dan isolasi sosial dapat meningkatkan stres dan depresi pada lansia.
  • Abu vulkanik berbeda dengan asap karhutla yang mengandung karbon, gas beracun, dan partikel organik.
  • Erupsi Gunung Anak Krakatau pada 2018 memicu tsunami di Selat Sunda.
  • Aktivitas erupsi pada September 2026 menyebarkan abu hingga Lampung, Banten, DKI Jakarta, dan sebagian Jawa Barat.
  • Masyarakat diimbau menggunakan masker N95 atau KN95 serta kacamata pelindung.
  • Warga diminta menutup celah rumah dan membasahi abu sebelum membersihkannya.
  • Fasilitas kesehatan diimbau menyiapkan oksigen konsentrator, obat ISPA, salep kulit, dan obat tetes mata.
  • Lansia dengan keterbatasan fisik dan penyakit kronis ditempatkan sebagai kelompok prioritas mitigasi.
Tagar Terkait
#abu vulkanik#erupsi#anak krakatau#ispa#kemenkes#kesehatan masyarakat#lansia
Ingin membaca liputan lengkap di portal penerbit?

Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Liputan6.

Buka Sumber di Liputan6

Warta Terkini Lainnya