Beranda Minggu, 13 September 2026

!online

Berita Netral

Update Erupsi Gunung Anak Krakatau: Hasil Paper Test 4 Bandara Negatif Abu Vulkanik

Senin, 7 September 2026, 22:47 WIB Sumber: Media Indonesia
Ukuran:

Soekarno-Hatta, Budiarto, Halim Perdanakusuma, dan Husein Sastranegara—menunjukkan negatif abu vulkanik, dengan Soekarno-Hatta sudah empat kali berturut-turut negatif. BMKG terus berkomunikasi dengan VAAC Darwin untuk pemulihan SIGMET sebagai dasar pembukaan bertahap bandara oleh Kementerian Perhubungan, namun Menhub Dudy menegaskan pemerintah tidak ingin terburu-buru karena faktor arah angin yang bisa membawa kembali partikel abu. Hingga Senin (7/9) pagi, hanya Bandara Atung Bungsu yang beroperasi kembali, sementara tujuh bandara lain masih ditutup, dan VAAC memperkirakan persebaran abu masih berlangsung hingga Selasa (8/9) pukul 06.10 WIB.

Poin-Poin Utama

  • BMKG melaporkan empat bandara utama menunjukkan hasil negatif abu vulkanik berdasarkan metode paper test.
  • Empat bandara tersebut adalah Soekarno-Hatta (Banten), Budiarto (Curug), Halim Perdanakusuma (Jakarta), dan Husein Sastranegara (Bandung).
  • Bandara Soekarno-Hatta mencatatkan hasil negatif selama empat kali pengujian berturut-turut.
  • Pernyataan tersebut disampaikan Kepala BMKG Teuku Faisal Fathani dalam Rapat Terbatas di Jakarta pada Senin (7/9/2026).
  • BMKG berkomunikasi intensif dengan Volcanic Ash Advisory Center (VAAC) Darwin, Australia untuk pemulihan peringatan SIGMET.
  • Pemulihan SIGMET menjadi rujukan Kementerian Perhubungan membuka kembali operasional bandara secara bertahap.
  • Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menyatakan pemerintah tidak ingin tergesa-gesa membuka bandara.
  • Faktor perubahan arah angin yang dapat membawa kembali abu vulkanik menjadi pertimbangan utama keselamatan.
  • Hingga Senin (7/9) pagi, hanya satu bandara yang dioperasikan kembali, yaitu Bandara Atung Bungsu (Pagar Alam).
  • Tujuh bandara masih berstatus penutupan sementara: Soekarno-Hatta, Halim Perdanakusuma, Radin Inten, Budiarto, Husein Sastranegara, Taufik Kiemas, dan Pondok Cabe.
  • VAAC Darwin memprakirakan persebaran abu vulkanik masih berlangsung hingga Selasa, 8 September 2026, pukul 06.10 WIB (23.10 UTC).
  • Pantauan terakhir pada pukul 12.30 WIB menunjukkan abu vulkanik berada di ketinggian 15.000 kaki.
  • Arah pergerakan abu vulkanik ke barat daya dengan kecepatan 10 knot.
  • Paper test dilakukan secara berkala oleh BMKG untuk memantau keberadaan abu vulkanik di permukaan bandara.
  • Keputusan pembukaan bandara akan diambil berdasarkan hasil paper test terbaru.
Tagar Terkait
#gunung anak krakatau#abu vulkanik#erupsi#bmkg#bandara#dudy purwagandhi#menhub#sigmet#paper test
Ingin membaca liputan lengkap di portal penerbit?

Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Media Indonesia.

Buka Sumber di Media Indonesia

Warta Terkini Lainnya