Wilayah Sebaran Abu Vulkanik Krakatau Minggu Pagi: Jakarta-Bengkulu
Abu vulkanik Gunung Anak Krakatau yang erupsi sejak Jumat (4/9) malam tercatat sudah menyebar hingga ke Jakarta dan Bengkulu pada Minggu (6/9) pagi berdasarkan data BMKG. Bandara Soekarno-Hatta ditutup sementara hingga pukul 9.30 WIB akibat abu vulkanik, dan Pemerintah Kota Bandarlampung melakukan penyemprotan air untuk membersihkan debu vulkanik dari ruas jalan.
Poin-Poin Utama
- Gunung Anak Krakatau erupsi sejak Jumat (4/9) malam.
- Abu vulkanik menyebar dari Bengkulu hingga Jakarta pada Minggu (6/9) pagi.
- BMKG mencatat data sebaran abu vulkanik per pukul 04.00 WIB, Minggu (6/9).
- Terdapat dua klaster sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau.
- Klaster pertama sebaran abu mengarah ke Jakarta, Banten, dan Jawa Barat.
- Sebaran abu klaster pertama mencapai ketinggian 20.000 kaki.
- Arah sebaran klaster pertama mencakup Timur Laut hingga Selatan.
- Abu tipis ditemukan di Ciledug, Tangerang, Jagakarsa, dan pusat kota Jakarta.
- Sebaran abu vulkanik terdeteksi hingga ke Bandara Soekarno-Hatta.
- Bandara Soekarno-Hatta ditutup hingga Minggu (6/9) pukul 9.30 WIB.
- Penerbangan dari dan menuju Bandara Soekarno-Hatta ditunda atau dialihkan.
- Klaster kedua sebaran abu vulkanik dari permukaan hingga 50.000 kaki.
- Klaster kedua mengarah ke barat daya hingga barat laut.
- Sebaran klaster kedua mencakup Lampung, Bengkulu, Selat Sunda, dan Samudra Hindia.
- Pemkot Bandarlampung menyemprot air untuk membersihkan abu vulkanik di jalan.
Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh CNN.