Kemenkes: 3,3 juta lansia berisiko terdampak abu erupsi Anak Krakatau
Kemenkes mencatat sekitar 3,3 juta lansia berisiko terdampak kesehatan akibat abu vulkanik erupsi Gunung Anak Krakatau karena kandungan silika tajam yang berbahaya bagi paru-paru, mata, dan kulit, serta dapat memicu ISPA, gangguan kardiovaskular, dan masalah psikologis. Imran Pambudi menekankan perbedaan karakteristik ash vulkanik dengan asap karhutla serta perlunya mitigasi menyeluruh melalui penggunaan masker N95/KN95, kacamata pelindung, penutupan celah rumah, dan pembersihan ash dengan pembasahan terlebih dahulu. Kemenkes juga meminta fasilitas kesehatan menyiapkan oksigen konsentrator, obat ISPA, salep kulit, obat tetes mata, dan tenaga kesehatan untuk evakuasi darurat.
Poin-Poin Utama
- Kementerian Kesehatan melaporkan sekitar 3,3 juta jiwa populasi lansia berisiko terdampak ancaman kesehatan erupsi Gunung Anak Krakatau.
- Abu vulkanik mengandung silika tajam yang berbahaya bagi paru-paru, mata, dan kulit.
- Abu vulkanik yang bercampur air dapat mengeras seperti semen.
- Paparan pada lansia berpotensi memicu ISPA, sesak napas, dan eksaserbasi asma atau PPOK.
- Risiko kardiovaskular meningkat berupa kenaikan tekanan darah, potensi serangan jantung, atau stroke.
- Abu vulkanik berbeda dari asap karhutla yang lebih banyak mengandung karbon, gas beracun, dan partikel organik.
- Abu vulkanik menimbulkan iritasi fisik cepat, sedangkan asap karhutla berdampak kronis.
- Mata terdampak berupa perih, berair, dan iritasi; kulit mengalami gatal dan peradangan.
- Lansia dapat mengalami kebingungan, penurunan konsentrasi, stres, dan depresi akibat paparan dan evakuasi.
- Anak Gunung Krakatau meletus besar pada 2018 memicu tsunami di Selat Sunda.
- Letusan September 2026 menyebarkan abu hingga Lampung, Banten, DKI Jakarta, dan sebagian Jawa Barat.
- Mitigasi direkomendasikan memakai masker N95 atau KN95 serta kacamata pelindung.
- Rumah harus ditutup celahnya dan abu dibasahi sebelum dibersihkan.
- Fasilitas kesehatan wajib menyiagakan oksigen konsentrator, obat ISPA, salep kulit, dan obat tetes mata.
- Abu vulkanik bersifat asam dan tajam sehingga dapat merusak lantai, kaca, kendaraan, serta membahayakan paru-paru.
Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Antara News.